Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan secara teknikal IHSG berada dalam tren penguatan jangka pendek.
"Pergerakan juga masih akan dipengaruhi oleh rilis data neraca perdagangan Indonesia," kata Dennies dalam risetnya, dikutip Selasa (15/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip AFP, Presiden AS Donald Trump, dan Wakil Presiden China, Liu He, dilaporkan menyepakati sebagian persyaratan dalam perundingan untuk mengakhiri perang dagang. Ada enam prinsip yang disepakati kedua belah pihak
"Optimisme investor masih berharap damai dagang akan berlanjut," tuturnya.
Senada, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya meramalkan IHSG akan menguat ditopang rilis neraca dagang. Ia memperkirakan indeks bergerak di kisaran 6.056 - 6.241.
"Fundamental perekonomian terlihat masih cukup kuat yang tentunya menopang pola gerak IHSG," katanya.
Pada perdagangan Senin (14/10), IHSG melaju di zona positif. Indeks ditutup di level 6.126 naik 21,07 poin atau 0,35 persen.
Sementara itu, saham Wall Street kompak melemah. Dow Jones turun 0,11 persen ke 26.787, S&P 500 melemah 0,14 persen menjadi 2.966, dan Nasdaq Composite koreksi 0,10 persen ke 8.084.
[Gambas:Video CNN]
(ulf/sfr)