Pengusaha 'Pede' Palapa Ring Bikin Distribusi Logistik Naik

CNN Indonesia | Rabu, 16/10/2019 13:03 WIB
Pengusaha 'Pede' Palapa Ring Bikin Distribusi Logistik Naik skema proyek palapa ring tol langit. (Kominfo).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pengusaha logistik meyakini pengiriman barang ke pelosok daerah akan lebih menggeliat dengan beroperasinya proyek Palapa Ring Paket Timur Indonesia.

Dengan proyek itu, operator telekomunikasi berpeluang memberikan harga yang semakin kompetitif dalam menjual paket data internet kepada masyarakat.

Bila harga paket data internet semakin ramah di kantong masyarakat, maka jumlah penggunanya otomatis akan meningkat. Selanjutnya, peluang masyarakat yang berbelanja melalui toko daring (online shop) atau e-commerce juga naik.


Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Pengiriman Ekspres, Pos dan Logistik Indonesia (Asperindo) Mohamad Feriadi mengatakan pengiriman barang ke sejumlah daerah di Indonesia berpotensi naik jika pembelian di online shop atau e-commerce juga menggeliat.

Artinya, ada dampak secara tak langsung bagi industri logistik dengan keberadaan Palapa Ring Paket Timur.

"Kalau memang Palapa Ring bisa membuat komunikasi kuat dan semakin luas, saudara-saudara yang ada di daerah bisa mengakses internet, maka transaksi di online juga naik," ucap Feriadi kepada CNNIndonesia.com, Rabu (16/10).

Hanya saja, ia mengaku belum bisa memprediksi kapan tepatnya pengiriman barang ke pelosok daerah akan meningkat. Menurutnya, hal itu bergantung dari operator telekomunikasi memanfaatkan keberadaan Palapa Ring dalam melakukan ekspansi ke sejumlah daerah.

"Tergantung bagaimana operator, kan mereka yang membuat jaringan internetnya. (Target) belum tahu," ucapnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Yukki Nugrahawan Hanafi menyatakan proyek Palapa Ring bukan hanya akan meningkatkan pengiriman ke pelosok daerah, tapi juga akan membuat bisnis logistik semakin efisien.

Di daerah pelosok Indonesia, khususnya wilayah Timur, selama ini hanya dikirimi barang dari wilayah pusat. Dengan begitu, angkutan logistik hanya akan penuh ketika menuju ke daerah tersebut dan kosong saat kembali ke pusat.

Nantinya, kata Yukki, angkutan logistik bisa saja dipenuhi barang ketika kembali ke pusat. Sebab, masyarakat di pelosok daerah bisa ikut memasarkan produk hasil daerahnya melalui e-commerce atau media sosial dengan kemudahan akses internet setelah beroperasinya proyek Palapa Ring.

[Gambas:Video CNN]
"Dengan Palapa Ring jadi warga di Indonesia bagian Timur misalnya bisa menjual barangnya juga di internet, jadi tumbuh pusat ekonomi di sana. Kalau pusat ekonomi tumbuh logikanya kegiatan logistik juga semakin tumbuh," papar Yukki.

Selain itu, pengusaha logistik juga bisa memonitor stok barang mereka yang berada di gudang-gudang di pelosok Indonesia. Dengan demikian, jumlah pengiriman barang akan disesuaikan dengan kebutuhan.

"Jadi tidak ada sesuatu yang mubazir, karena kami punya data real time," pungkasnya.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan proyek Palapa Ring pada Senin (14/10) kemarin. Palapa Ring adalah proyek kabel optik bawah laut yang menghubungkan seluruh wilayah Indonesia.


Palapa Ring terdiri dari tiga paket, yaitu Palapa Ring Paket Barat, Palapa Ring Paket Tengah, dan Palapa Ring Paket Timur.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution berpendapat proyek Palapa Ring akan mendongkrak industri logistik dan pariwisata. Pasalnya, keberadaan proyek tersebut bisa membuat pertukaran data dan informasi yang selama ini menjadi tumpuan industri tersebut bisa menjadi kian cepat. (aud/lav)