10 BUMN Keroyokan Bantu Merpati Terbang Lagi

CNN Indonesia | Rabu, 16/10/2019 17:45 WIB
10 BUMN Keroyokan Bantu Merpati Terbang Lagi Ilustrasi pesawat Merpati. (AFP / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 10 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjalin kerja sama operasi (KSO) dengan PT Merpati Nusantara Airlines atau Merpati. KSO yang digawangi oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk itu bertujuan untuk menyehatkan kondisi keuangan maskapai penerbangan tersebut.

Selain Garuda Indonesia, sembilan perusahaan pelat merah yang terlibat dalam KSO ini PT Pertamina (Persero), PT PLN (Persero), Perum Bulog, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero), serta perbankan yang tergabung dalam Himbara, yaitu PT Bank BTN (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank BNI (Persero) Tbk, dan PT Bank BRI (Persero) Tbk.

Direktur Utama Merpati Nusantara Airlines Asep Ekanugraha mengatakan KSO ini diharapkan dapat memberikan pemasukan kepada perseroan. Pemasukan diharapkan bisa membantu Merpati mengudara lagi secara komersial.


Setelah berhenti operasional di 2014, praktis pendapatan utama perseroan hanya ditopang dari dua anak usaha, yakni PT Merpati Maintenance Facility (MMF) dan PT Merpati Training Center.

"Merpati harus bisa running, sebelum bisa beroperasi full, dia harus bisa menghidupi diri sendiri," katanya, Rabu (16/10).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara mengatakan KSO keroyokan ini mencakup bidang pelayanan kargo udara, maintenance repair & overhaul (MRO), dan training center (pusat pelatihan).

Dalam bidang pelayanan kargo udara, seluruh BUMN tersebut akan mendukung pengelolaan usaha kargo milik Merpati. Fokus pengiriman barang-barang diutamakan di wilayah Indonesia Timur, yaitu rute Jayapura-Wamena dan Timika-Wamen secara pulang pergi (PP). Dalam hal ini, Garuda Indonesia akan menyediakan armada pesawat.

Ari mengatakan Garuda Indonesia telah menyiapkan lima armada kargo (cargo freighter) untuk layanan bisnis kargo Merpati. Armada tersebut tiga di antaranya  milik Garuda Indonesia dan dua milik Citilink Indonesia.

[Gambas:Video CNN]
Setiap armada memiliki kapasitas hingga 12,5 ton. Selanjutnya, perseroan akan menambah tiga armada cargo freighter di tahun 2020.

Jadi total armada yang disiapkan untuk bisnis kargo Merpati menjadi delapan unit pada tahun depan.

"Yang paling penting kami tolong Merpati, sehingga Merpati sekarang bisa going concern. Restrukturisasi ini sudah diterima oleh PPA (Perusahaan Pengelola Aset) sebagai pemegang kuasa dari pemerintah untuk restrukturisasi Merpati," katanya.

Sementara itu, KSO dalam bidang MRO Merpati akan menyediakan layanan perawatan turbin milik Pertamina dan PLN. Dalam hal ini, layanan perawatan turbin akan dilakukan oleh entitas anak Merpati, Merpati Maintenance Facility bersama dengan lini bisnis MRO Garuda Indonesia, GMF AeroAsia.

Lalu, KSO dalam usaha training centre, Ari mengatakan Garuda Indonesia akan ikut mengelola pusat pendidikan milik Merpati, yaitu Merpati Training Center.

Dalam KSO ini, ia menegaskan tidak ada suntikan dana dari seluruh BUMN kepada Merpati. Khusus untuk Garuda Indonesia, lanjutnya, akan menerima pembayaran magement fee dan at cost atau biaya yang dibayar sesuai dengan kebutuhan lantaran Garuda Indonesia telah menyediakan berbagai fasilitas bagi Merpati. Namun, ia menegaskan Garuda Indonesia tidak mengambil untung dalam kerja sama ini.

"Jadi kerja sama ini membantu Merpati untuk going concern, mendatangkan bisnis untuk Merpati tetapi Garuda juga dalam hal ini tidak merugi dan tidak terbebani," tuturnya.

Kerja sama ini akan dimulai pada November mendatang dan berlaku selama 38 tahun. Namun demikian, kerja sama ini akan dikaji setiap lima tahun sekali. 

(ulf/agt)