Jamkrindo Raih Global Perfomance Excellence Award 2019

Perum Jaminan Kredit Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 17/10/2019 11:44 WIB
Jamkrindo Raih Global Perfomance Excellence Award 2019 Perum Jamkrindo meraih dua penghargaan bertaraf internasional sekaligus dalam Global Perfomance Excellence Award (GPEA) 2019 yang diselenggarakan di Bali. (Dok. Jamkrindo)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perum Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) meraih dua penghargaan sekaligus dalam Global Performance Excellence Award (GPEA) 2019. Kedua penghargaan tersebut antara lain Best in Class dalam kategori keunggulan bisnis untuk korporasi dan APQO President's Award for Demonstrated Excellence 2019 untuk direktur utama Perum Jamkrindo.

Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto mengatakan penghargaan yang diterima menjadi refleksi atas kerja keras perusahaan dalam menjaga kinerja bisnis yang unggul dan kualitas produk yang andal.

"Penghargaan ini bisa menjadi momentum bagi Perum Jamkrindo untuk terus menjaga kinerja bisnis yang unggul dan meningkatkan kualitas produk," ujar Randi melalui keterangannya di Bali, Selasa (15/10).

Perum Jamkrindo adalah satu-satunya badan usaha milik negara (BUMN) di bidang penjaminan. Melalui bisnis intinya, Perum Jamkrindo berusaha mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, menengah, dan koperasi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Kontribusi Perum Jamkrindo dilaksanakan melalui penyediaan layanan penjaminan sehingga UMKM memiliki kesempatan untuk mendapat akses modal dari lembaga keuangan. Melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2018 tentang Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia, Perum Jamkrindo juga bisa melaksanakan penjaminan non-UMKM, tetapi dalam koridor sinergi BUMN.


"Perum Jamkrindo berada dalam ekosistem bisnis dan ekonomi yang terus berubah mengikuti perubahan dinamika ekonomi global dan nasional. Untuk itu, kualitas layanan dan produk bagi mitra terus ditingkatkan," ujar Randi.

Sementara itu, Perum Jamkrindo terus mencatatkan kenaikan volume penjaminan. Pada Agustus 2019, volume penjaminan Perum Jamkrindo tercatat Rp 143,011 triliun atau meningkat 26,8 persen dibandingkan volume penjaminan Agustus 2018 Rp 112,8 triliun. Dari komposisi penjaminan, volume penjaminan nonkredit usaha rakyat (KUR) tercatat Rp 101,72 triliun atau 70,63 persen.

Peningkatan volume penjaminan diikuti oleh berbagai inovasi untuk meningkatkan kualitas layanan kepada mitra. Pada 2016, Perum Jamkrindo menginisiasi penguatan basis data UMKM melalui pemeringkatan dan pendampingan UMKM.

Pemeringkatan terhadap UMKM diharapkan dapat membantu mengurangi informasi asimetris antara UMKM dan para lender (bank dan nonbank), untuk selanjutnya dapat mengurangi biaya perolehan debitur (biaya akuisisi).

Di sisi lain, Jamkrindo juga terus berupaya meningkatkan kinerja melalui berbagai inisiatif strategis serta berkomitmen memperluas pasar penjaminan dengan membuka kerja sama baru kepada perbankan dan nonperbankan. (fef)