Hal itu diungkapkan Tony saat hadir dalam agenda serah terima jabatan (sertijab) dari mantan Menteri ESDM Ignasius Jonan kepada Arifin di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta.
"Kebijakan yang sudah ada saat dulu harus dipertahankan," ucapnya, Rabu (23/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati berharap agar menteri baru itu lebih banyak memberikan dukungan kepada perusahaan. Hal ini khususnya untuk pembangunan kilang.
Sebagai informasi, Arifin merupakan seorang profesional. Pada 1995 - 2001, ia menduduki posisi sebagai direktur bisnis PT Rekayasa Industri. Setelah itu, ia menjabat sebagai direktur Utama PT Petrokimia Gresik pada 2001-2010.
Di bawah kepemimpinannya, Pusri berganti nama menjadi PT Pupuk Indonesia Holding Company, induk usaha yang membawahi lima perusahaan pupuk pelat merah lainnya yaitu PT Pusri Palembang, PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT), PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang,dan PT Pupuk Iskandar Muda (PIM). (aud/lav)