Kapitalisasi pasar Aramco diperkirakan sekitar US$2 triliun. AFP mengungkap Aramco diperkirakan melepas 2 persen dari sahamnya.
Lewat aksi korporasi ini, bisa diestimasi penjualan saham perdana Aramco akan mencapai US$40 miliar. Perusahaan energi ini akan mencatatkan sahamnya di bursa Saudi Stock Exchange. Aramco pun berpotensi menggeser Alibaba yang saat ini masih menjadi pemegang rekor IPO terbesar di dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Alibaba meraup US$25 miliar pada 2014. Alibaba menggelar IPO di bursa saham New York.
2. Perusahaan multinasional SoftBank mengumpulkan US$23,5 miliar melalui IPO pada akhir 2018 lalu. Perusahaan telekomunikasi asal Jepang ini berhasil menjadi IPO terbesar sepanjang sejarah di Jepang.
3. AgBank meraup US$22,1 miliar pada 2010. Bank Pertanian China ini melakukan debut di pasar saham Hong Kong dan Shanghai.
4. ICBC mengumpulkan US$21,9 miliar ketika IPO di pasar saham Hong Kong dan Shanghai. Bank asal China ini go public pada 2006.
6. Vica Inc mendapatkan dana segar dari IPO sebesar US$19,6 miliar. Perusahaan keuangan asal AS tersebut debut di bursa New York pada 2008.
7. NTT Docomo meraup US$18,4 miliar dalam IPO di Tokyo. Operator seluler Jepang ini melakukan debut di bursa pada 1998 silam.
9. Enel mendapatkan US$17,4 miliar dalam IPO pada 1999. Perusahaan energi asal Italia ini mencatatkan sahamnya di bursa Milan dan New York.
10. Facebook mendapatkan US$16 miliar pada 2012 di bursa New York. Saat itu, perusahaan sosial media ini menjadi IPO terbesar di sektor teknologi.
[Gambas:Video CNN] (afp/age)