Mengutip AFP, Senin (4/11), Presiden Cebu Air Lance Gokongwei mengaku memesan jet A330neo untuk menurunkan biaya per kursi dan memaksimalkan slot bandara yang sudah dimiliki.
Perusahaan, sambung dia, bermaksud untuk memperluas daya dukung dengan jet yang lebih besar, sekaligus untuk lebih menghemat bahan bakar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Airbus Pangkas Ekspor 30 Armada Pesawat |
Cebu Air tercatat memiliki 74 armada, yang sebagian besar berasal dari Airbus. Tahun ini, perusahaan juga menerima delapan pesawat baru, mayoritas Airbus.
Cebu Air melayani penerbangan 37 rute domestik dan 26 rute internasional. Gokongwei mengklaim memiliki salah satu armada termuda di dunia, dengan usia 5 tahun.
CEO Airbus Guillaume Faury menyampaikan beberapa perubahan akan mempengaruhi produksi. "Meningkatkan produksi dan mengubah sistem produksi adalah hal yang sulit dilakukan," ujar Faury.
Sejauh ini Airbus telah menerima lebih dari 6.650 pesanan pada pesawat jenis A320neo dari 110 pelanggannya di penjuru dunia. Belum lagi, pesanan besar untuk 300 pesawat dari IndiGo India.
[Gambas:Video CNN] (afp/bir)