"Kami mau menurunkan (tingkat bunga KUR). Prinsipnya, jumlah (penyaluran) diperbanyak, saluran diperluas, interest diturunkan. Tapi ini kami akan bahas dulu," ungkap Airlangga, Senin (11/11) malam.
Sebelumnya, kepala negara meminta agar subsidi bunga KUR ditingkatkan. Penurunan ia minta demi membantum UMKM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Jokowi, saat ini kementerian/lembaga, BUMN, dan swasta sebenarnya memiliki program pemberdayaan UMKM masing-masing. Sayangnya, program itu tidak disinergikan, sehingga dampaknya tidak terasa secara besar.
"Misalnya, BUMN ada dari PNM hingga Mekar. Di Kementerian Keuangan ada Ultra Mikro (UMi). Ini tersebar di mana-mana, tidak fokus, tidak terkoordinasi, dan terkonsolidasi, sehingga hasilnya kurang 'nendang' begitu," tuturnya.
[Gambas:Video CNN]
Oleh karena itu, ia ingin ke depan program pemberdayaan UMKM bisa lebih disinergikan antar kementerian/lembaga, BUMN, hingga swasta. Tak ketinggalan, mantan gubernur DKI Jakarta itu juga meminta Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia agar bisa menjadi 'mak comblang' antara UMKM dan investor.
"Saya sudah sampaikan ke Kepala BKPM agar setiap ada investasi itu digandeng perusahaan lokal, UMKM dikawinkan, sehingga pengusaha lokal dapatkan manfaat dari investasi di sebuah daerah. Misalnya, di pembangunan jalan tol, bandara, beri ruang untuk pengusaha kecil dalam sistem rantai pasok. Jangan sampai prioritas kepada brand asing, ini kebalik," ujarnya. (uli/agt)