Luhut Berkeras Hyundai Bakal Investasi Rp14 Triliun

CNN Indonesia | Sabtu, 16/11/2019 12:40 WIB
Luhut Berkeras Hyundai Bakal Investasi Rp14 Triliun Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan berkeras bahwa pihak Hyundai sempat menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di Indonesia senilai US$1 miliar atau Rp14 triliun (kurs Rp14 ribu per dolar Amerika Serikat).

Hal tersebut diungkapkan Luhut merespons bantahan pihak Hyundai terkait rencana investasinya di Indonesia. "Saya tidak tahu juga itu tadi baru saya cek lagi 'wong' dia (Hyundai) yang bilang sama saya," ucap Luhut, Jumat (15/11).

Namun, ia bilang akan mengecek lebih lanjut mengenai investasi Hyundai di Indonesia. Luhut minta agar hal ini tak menjadi perdebatan. "Tidak perlu diperdebatkan lah nanti kami cek," imbuhnya.

Mulanya, Luhut menyatakan Hyundai berminat untuk berinvestasi di industri mobil listrik di Karawang, Jawa Barat. Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut-sebut akan meneken perjanjian investasi itu di Korea Selatan pada 25 November atau 26 November 2019.


Luhut berharap setelah kesepakatan ditandatangani, Hyundai bisa segera merealisasikan investasi mereka. "Ya sesegera lah. Tapi seperti di Karawang, itu hanya mulai konstruksi saja," ucap dia.

Usai pernyataan itu, Head of Global PR Hyundai Motor Company KS Kim menyatakan pihaknya belum memutuskan untuk menambah fasilitas produksi baru di kawasan Asia Tenggara. Saat ini, perusahaan tengah mengevaluasi kondisi kapasitas produksi secara global.

"Namun, belum ada keputusan yang dibuat sampai saat ini terkait penambahan fasilitas produksi baru di kawasan (Asia Tenggara), termasuk Indonesia," ujar Kim melalui pernyataan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com.

[Gambas:Video CNN]


(aud/bir)