Hal itu diungkap oleh Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Sinulingga di kantornya, Rabu (20/11).
"Bukan tidak boleh (mengajak ke restoran mewah), namanya untuk suatu yang layak, tapi harusnya punya hati dan akhlak. Ketika perusahaan rugi, ya harusnya prihatin juga," ujar Arya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erick juga mengingatkan jika performa keuangan perusahaan baik, hasilnya akan baik. Untuk itu penting bagi perusahaan untuk menghasilkan profit (bottomline).
"Yang penting bagi beliau (Erick) adalah bottomline. Kalau bottomline baik itu hasilnya akan baik, mereka (petinggi BUMN) tidak perlu lobi-lobi untuk mempertahankan jabatan," jelasnya.
[Gambas:Video CNN] (uli/sfr)