Sebelumnya, Kartu Prakerja adalah bantuan pelatihan vokasi dari pemerintah yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja atau buruh aktif, dan/atau pekerja atau buruh yang terkena PHK yang membutuhkan peningkatan kompetensi.
Pertama, masyarakat harus mendaftar di situs kemnaker.go.id atau datang langsung ke Balai Latihan Kerja (BLK).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Keempat, peserta mengikuti pelatihan sesuai yang dipilih, baik secara tatap muka maupun daring. Biaya pelatihan berkisar Rp3 juta hingga Rp7 juta akan ditanggung pemerintah.
"Biaya tergantung dari jenis pelatihan yang diikuti peserta," tuturnya.
Lihat juga:Tiga Syarat Dapat Kartu Prakerja Jokowi |
Keenam, peserta akan menerima insentif dari pemerintah yang besarannya sebesar Rp500 ribu untuk kebutuhan melamar pekerjaan.
"Karena mereka posisinya pencari kerja, maka bisa dilihat mereka tidak dalam status finansial untuk mencari lowongan," jelasnya.
Ketujuh, peserta memberikan rating dan ulasan dari pelatihan yang telah diikuti.
Ida mengatakan survei dilakukan untuk mendata dan melihat status para peserta program Kartu Prakerja yang telah mengikuti program pelatihan ataupun uji kompetensi untuk sertifikasi.
"Data ini bermanfaat bagi project management office untuk meningkatkan kualitas dan kinerja layanan program Kartu Prakerja," tuturnya.
Kartu Prakerja merupakan salah satu janji yang disampaikan Presiden Jokowi saat Pemilihan Presiden 2019. Demi program tersebut, pemerintah akan menggelontorkan anggaran Rp10 triliun.
[Gambas:Video CNN] (ara/sfr)