Maju Mundur Damai AS-China Bikin Kilau Harga Emas Tertahan

CNN Indonesia | Kamis, 21/11/2019 10:01 WIB
Maju Mundur Damai AS-China Bikin Kilau Harga Emas Tertahan Harga emas stagnan pada perdagangan Kamis (21/11). (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berada di posisi Rp751 ribu per gram pada Kamis (21/11) atau stagnan dari Rabu (20/11). Begitu pula dengan harga pembelian kembali (buyback) stagnan di Rp667 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp400 ribu, 2 gram Rp1,45 juta, 3 gram Rp2,15 juta, 5 gram Rp3,57 juta, 10 gram Rp7,08 juta, 25 gram Rp17,6 juta, dan 50 gram Rp35,13 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp70,2 juta, 250 gram Rp175,25 juta, 500 gram Rp350,3 juta, dan 1 kilogram Rp700,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.


Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.474,9 per troy ons atau meningkat 0,05 persen. Begitu pula dengan harga emas di perdagangan spot naik 0,04 persen ke US$1.472,22 per troy ons pada pagi ini.

Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra mengatakan potensi penguatan harga emas di pasar internasional kembali terbuka lebar. Sebab, negosiasi perang dagang Amerika Serikat dan China justru memberi sinyal negatif.

Presiden AS Donald Trump memberikan komentar negatif terhadap China yang disebutnya tidak sejalan dengan proses damai kedua negara. Hal ini terindikasi dari China yang menginginkan Trump segera menghapus tarif bea masuk impor.

Di sisi lain, RUU Hong Kong di Senat AS sudah disepakati. RUU tersebut hanya tinggal menanti keputusan Trump, apakah akan ditandatangani atau tidak.

"Ini membuat harga emas yang tadinya menyentuh area US$1.465 per troy ons, kembali naik ke area US$1.475 per troy ons. Sinyal negatif ini bisa mendorong harga emas tetap bergerak naik pada hari ini," ujar Ariston kepada CNNIndonesia.com, Kamis (21/11).
[Gambas:Video CNN]
Kendati begitu, Wakil Perdana Menteri China Liu Hei justru sempat memberi sinyal sebaliknya. Menurutnya, Negeri Tirai Bambu cukup optimis bahwa negosiasi dagang dengan AS bisa memberikan hasil positif.

Ariston sendiri memperkirakan harga emas akan bergerak di rentang US$1.465 sampai US$1.480 per troy ons pada hari ini. 
(uli/sfr)