Tunggu Sentimen, Harga Emas Antam Cuma Naik Rp1.000 per Gram

CNN Indonesia | Senin, 18/11/2019 09:54 WIB
Tunggu Sentimen, Harga Emas Antam Cuma Naik Rp1.000 per Gram Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga jual emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berada di posisi Rp748 ribu per gram pada Senin (18/11) atau naik Rp1.000 dari Rp747 ribu per gram pada Minggu (17/11). Sementara harga pembelian kembali (buyback) stagnan di Rp664 ribu per gram pada hari ini.

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp398,5 ribu, 2 gram Rp1,44 juta, 3 gram Rp2,14 juta, 5 gram Rp3,56 juta, 10 gram Rp7,05 juta, 25 gram Rp17,53 juta, dan 50 gram Rp34,98 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp69,9 juta, 250 gram Rp174,5 juta, 500 gram Rp348,8 juta, dan 1 kilogram Rp697,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.


Sementara harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.466,3 per troy ons atau menguat 0,15 persen. Begitu pula dengan harga emas di perdagangan spot naik 0,13 persen ke US$1.466,25 per troy ons pada pagi ini.


Analis sekaligus Kepala Riset Monex Investindo Ariston Tjendra memperkirakan harga emas masih cenderung menguat di pasar internasional pada hari ini. Ia memperkirakan harga emas akan bergerak di rentang US$1.458 sampai US$1.474 per troy ons.

Kendati begitu, Ariston mengatakan harga emas sejatinya bisa terjungkal dengan cepat ketika ada kabar terbaru dari kelanjutan negosiasi dagang antara Amerika Serikat dan China. Akhir pekan lalu, pejabat dari masing-masing negara menyatakan bahwa kesepakatan dagang sudah dekat.

Hanya saja, sinyal positif itu masih belum jelas. Alhasil pasar masih terus menanti kepastian dari akhir perang dagang AS-China.

"Belum ada kepastian penandatangan dan rincian kesepakatan membuat harga emas masih bisa menguat lagi kalau ada kabar negatif. Sebaliknya, optimisme negosiasi dagang bisa memberi dorongan pelemahan harga emas," kata Ariston kepada CNNIndonesia.com, Senin (18/11).

[Gambas:Video CNN]

Senada, Analis Maxco Futures Suluh Adil Wicaksono mengatakan harga emas masih menanti sentimen penggerak dari kelanjutan negosiasi dagang antara AS-China. Kendati begitu, ia memperkirakan potensi harga emas memudar dengan cepat lebih besar.


Sebab, ada sentimen lain yang perlu diwaspadai, yaitu kinerja positif indeks saham AS dalam tiga hari berturut-turut hingga mencetak rekor tertinggi. "Ini membuat safe haven seperti emas sedikit memudar," ungkapn Suluh.

Ia memperkirakan harga emas akan bergerak di kisaran US$1.458 sampai US$1.475 per troy ons. "Secara keseluruhan, awal pekan harga emas akan wait and see menunggu berita hari ini," pungkasnya.
(uli/sfr)