Pernyataan itu berdasarkan Z-Score yang terbagi dalam tiga kategori. Pertama hijau yang berarti aman dengan skor lebih dari atau sama dengan 2,9 untuk manufaktur dan lebih dari atau sama dengan 2,6 bagi sektor non manufaktur.
Kedua, kategori waspada yang diwakili dengan warna kuning dengan skor di rentang 1,23-2,9 untuk manufaktur dan 1,1-2,6 untuk non manufaktur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sri Mulyani menerangkan, saat ini, terdapat 9 BUMN yang masuk dalam sektor aneka industri. Terpantau kesembilan perusahaan pelat merah itu mengantongi Z-Score merah.
Kesembilan BUMN itu meliputi, PT Dirgantara Indonesia (Persero) dengan nilai Z-Score -0,84, PT Pindad (Persero) Z-Score 1,02, PT Industri Kereta Api (Persero) Z-Score 0,92, dan PT Barata Indonesia (Persero) Z-Score 0,83.
Sementara itu, dalam sektor pertanian terdapat lima BUMN dimana tiga diantaranya memiliki Z-Score merah, yakni PT Perkebunan Nusantara III (Persero) Z-Score 0,35, PT Pertani (Persero) Z-Score 0,82, dan PT Sang Hyang Seri (Persero) Z-Score -14.02.
Dalam sektor ini hanya dua perusahaan yang masuk dalam Z-Score hijau yaitu PT Perikanan Nusantara (Persero) Z-Score 4,14 dan Perum Perikanan Indonesia Z-Score 6,56.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatawarta menuturkan Z-Score berfungsi untuk mengukur kerentanan perusahaan terhadap kebangkrutan atau instabilitas.
Dari 11 sektor BUMN hanya tiga yang masuk dalam kategori aman yakni sektor perumahan (Z-Score 3,4), pariwisata (Z-Score 6,0), dan transportasi (Z-Score 4,5). Lalu, sektor BUMN konstruksi (Z-Score 1,7), infrastruktur (Z-Score 2,2), pertambangan (Z-Score 1,8), energi (Z-Score 1,9), dan barang konsumsi (Z-Score 2,1) masuk dalam kategori waspada.
Selain Z-Score, Kementerian Keuangan juga mengukur posisi Debt to Equity Ratio (DER) atau rasio yang membandingkan jumlah utang terhadap ekuitas dan Return on Equity (ROE) atau rasio profitabilitas yang mengukur kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba dari investasi pemegang saham di perusahaan tersebut.
Tercatat, DER sektor aneka industri sebesar 3,4 atau dalam posisi merah sedangkan DER sektor pertanian masih hijau di level 0,9. Posisi ROE dua sektor itu juga kompak dalam posisi merah.
[Gambas:Video CNN] (ulf/sfr)