Harley Davidson Diduga Diselundupkan Lewat Pesawat Garuda

CNN Indonesia | Selasa, 03/12/2019 08:59 WIB
Harley Davidson Diduga Diselundupkan Lewat Pesawat Garuda Ditjen Bea dan Cukai menemukan pengiriman suku cadang Harley Davidson lewat Pesawat Airbus pesanan Garuda Indonesia. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menyatakan telah melakukan pemeriksaan atas impor komponen motor Harley Davidson bekas dan dua buah Sepeda Brompton yang diduga dilakukan secara ilegal. Komponen motor dan sepeda tersebut dibawa masuk ke Indonesia melalui pesawat Airbus A330-900.

Pesawat tersebut baru dan merupakan pesanan dari Garuda Indonesia. Kasubdit Humas Bea Cukai Deni Surjantoro mengatakan pesawat tersebut mendarat di Garuda Maintenance Facilities (GMF) pada 17 November lalu.

Usai mendarat, pihaknya melakukan pemeriksaan. Dari pemeriksaan tersebut, pihaknya menemukan 18 kotak bawaan penumpang. 


Dari 18 kotak tersebut, 15 di antaranya berisi suku cadang motor Harley Davidson bekas dalam kondisi terurai. Sementara itu, tiga kotak lainnya berisi sepeda Brompton.

"Itu bawaan penumpang," katanya kepada CNNIndonesia, Selasa (3/12) pagi.

Ia mengatakan berdasarkan data manifest, jumlah penumpang pesawat saat mendarat sebanyak 32 orang. Penumpang tersebut terdiri dari 10 orang kru pesawat dan 22 penumpang.

Deni mengatakan sampai saat ini pihaknya tengah memeriksa barang-barang tersebut.

"Pemeriksaan masih terus dilakukan, dan diharapkan dalam waktu dekat ini selesai," katanya.

Sementara itu Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan mengatakan semua barang yang berada di pesawat dan saat ini sedang diperiksa Ditjen Bea dan Cukai merupakan tanggung jawab penumpang,

"Itu (sparepart Harley Davidson dan dua unit sepeda Brompton) barang penumpang. Kami secara prosedur juga sudah sampaikan ke penumpang aturannya seperti apa. Kalau memang harus bayar pajak, ini tanggung jawab penumpang," pungkas Ikhsan.

[Gambas:Video CNN] (aud/agt)