Pesawat tersebut baru dan merupakan pesanan dari Garuda Indonesia. Kasubdit Humas Bea Cukai Deni Surjantoro mengatakan pesawat tersebut mendarat di Garuda Maintenance Facilities (GMF) pada 17 November lalu.
Usai mendarat, pihaknya melakukan pemeriksaan. Dari pemeriksaan tersebut, pihaknya menemukan 18 kotak bawaan penumpang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deni mengatakan sampai saat ini pihaknya tengah memeriksa barang-barang tersebut.
"Pemeriksaan masih terus dilakukan, dan diharapkan dalam waktu dekat ini selesai," katanya.
Sementara itu Vice President Corporate Secretary Garuda Indonesia Ikhsan Rosan mengatakan semua barang yang berada di pesawat dan saat ini sedang diperiksa Ditjen Bea dan Cukai merupakan tanggung jawab penumpang,
"Itu (sparepart Harley Davidson dan dua unit sepeda Brompton) barang penumpang. Kami secara prosedur juga sudah sampaikan ke penumpang aturannya seperti apa. Kalau memang harus bayar pajak, ini tanggung jawab penumpang," pungkas Ikhsan.
[Gambas:Video CNN] (aud/agt)