"Pergerakan masih akan dipengaruhi oleh sentimen global," kata Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan dikutip dari riset tertulis, Kamis (5/12).
Mengutip CNN, investor menjadi lebih cemas tentang prospek kesepakatan dagang AS-China. Mereka khawatir perang dagang antara dua negara tersebut tak akan terwujud dalam waktu dekat ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, ia mengamini jika sentimen perang dagang masih membayangi pasar. Pasalnya, AS mengancam menaikkan tarif apabila tidak terjadi kesepakatan hingga pertengahan Desember ini.
[Gambas:Video CNN]
"Keresahan terhadap perdagangan AS-China merambah kesemua penjuru," ujarnya.
IHSG terpantau melemah pada perdagangan Rabu (4/12). Indeks ditutup di level 6.112 turun 21,01 poin atau 0,34 persen.
Sementara itu, saham-saham utama Wall Street kompak menguat. Indeks Dow Jones naik 0,53 persen ke posisi 27.649, S&P 500 bertambah 0,63 persen ke level 3.112, dan Nasdaq Composite naik 0,54 persen menjadi 8.566.