"Saya juga sempatkan Minggu telepon Plt Dirut Garuda, untuk benar-benar mempersiapkan operasional. Apalagi ini sudah menuju hari libur. Jangan sampai service menurun," ujarnya, Senin (9/12).
Erick menegaskan Garuda harus berkembang dan tidak kalah dengan perusahaan penerbangan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia memastikan direksi yang diberhentikan sementara pasti akan diganti.
Sebelumnya, Erick mengaku tidak mempermasalahkan bila harus merombak seluruh jajaran direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk usai pemecatan direktur utama perusahaan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Askhara.
Untuk itu, Erick bersama Komite Audit Kementerian BUMN akan meneruskan penyelidikan kasus dan mengevaluasi kinerja masing-masing direksi. Bila memang hasil evaluasi menyatakan perlu ada pergantian, maka Erick akan melakukannya.
"Tidak masalah kalau ganti total, kalau memang itikad tidak baik, ya ganti total," ujar Erick, Jumat (6/12).
Di sisi lain, ia memberi sinyal bahwa perombakan total yang akan dilakukannya sudah mendapat restu dari Jokowi. Sebab, pemerintah sejatinya ingin perusahaan pelat merah bisa memiliki kinerja dan citra yang baik serta mengedepankan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
[Gambas:Twitter] (age/fra/age)