Sementara kurs referensi Bank Indonesia (BI), Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menempatkan rupiah di posisi Rp13.982 per dolar AS atau menguat dari kemarin di Rp14.042 per dolar AS.
Di kawasan Asia, rupiah menguat bersama mayoritas mata uang lain. Won Korea Selatan menguat 1,25 persen, ringgit Malaysia 0,55 persen, dan yuan China 0,29 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
AS tengah bersiap menunda bahkan membatalkan pengenaan tarif bea masuk impor untuk produk asal China senilai US$160 miliar. Selain itu, kabarnya AS juga akan memberi diskon tarif bea masuk impor sebesar 50 persen atas produk-produk yang sebelumnya mengalami kenaikan tarif akibat perang dagang.
Tak hanya AS, 'itikad' damai dari perang dagang juga ditunjukkan oleh China. Negeri Tirai Bambu dikabarkan berencana membeli produk pertanian AS senilai US$50 miliar pada tahun depan.
Kedua, ada sentimen dari Inggris yang mempercepat penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu), padahal seharusnya dilakukan pada 2022. Hasilnya, Tories, partai konservatif bakal memenangi Pemilu.
"Sinyalnya tidak ada perubahan kepemimpinan di Inggris. Begitu pula dengan proses perceraian Inggris dengan Uni Eropa (Britania Exit/Brexit) diharapkan lebih mulus karena tidak ada perubahan kebijakan," terangnya.
Ketiga, pasar masih cukup positif dengan kebijakan moneter bank sentral AS, The Federal Reserve yang tetap menahan tingkat suku bunga acuannya. Untuk pekan depan, ia memperkirakan mata uang Garuda akan bergerak di kisaran Rp13.960 sampai Rp14.010 per dolar AS.
[Gambas:Video CNN] (uli/sfr)