Angkasa Pura II Klaim 19 Investor Akan Kembangkan Kualanamu

CNN Indonesia | Senin, 16/12/2019 07:06 WIB
Angkasa Pura II Klaim 19 Investor Akan Kembangkan Kualanamu Angkasa Pura II menyebut ada 19 investor yang tertarik untuk mengembangkan Bandara Kualanamu menjadi Kota Bandara. (Dok. Angkasa Pura II).
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Angkasa Pura II (Persero) mengklaim 19 investor akan mengembangkan Kawasan Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, menjadi Kota Bandara atau disebut Aerocity.

Dikutip dari Antara, kawasan ini akan dijadikan hub untuk penumpang dan kargo di wilayah Barat Indonesia dengan nilai investasi indikatif sebesar US$500 juta.

Direktur Transformasi dan Portofolio Strategi PT Angkasa Pura II Armand Hermawan mengungkapkan dalam rangka mempercepat rencana pengembangan tersebut mereka akan menggunakan skema kemitraan strategis.


"Saat ini, terdapat 19 korporasi yang menyatakan minat untuk bisa menjadi mitra investor strategis, yaitu berasal dari ASEAN, Eropa, dan Asia Timur," ujar Armand.

Ia menjelaskan nantinya Angkasa Pura II dan mitra investor akan bergabung dalam perusahaan JV, yakni PT Angkasa Pura Aviasi. JV ini akan mengelola dan mengembangkan Kualanamu.

Armand menuturkan pihaknya akan menerbitkan dokumen Request for Proposal (RfP) untuk korporasi yang berminat.

"Dokumen RfP akan diterbitkan kepada calon investor pada akhir Januari 2020. Dalam RfP tersebut terdapat struktur transaksi kerja sama yang akan dijalankan oleh PT Angkasa Pura II dan mitra strategis," jelasnya.

Armand menargetkan seluruh proses pemilihan mitra investor strategis ini ditargetkan tuntas pada Juni 2020 dan Juli 2020 sudah dilakukan penandatangan kerja sama.

"Yang jelas mitra investor strategis harus memiliki kemampuan dan pengalaman global di sektor bandara, termasuk aspek operasional dan bisnis. Mampu menaikkan lalu lintas penumpang dan penerbangan, serta secara finansial bisa memberikan pendanaan dalam jangka waktu panjang," jelasnya.

Saat ini, kapasitas terminal penumpang Kualanamu sebesar delapan juta penumpang per tahun. Bandara ini ditargetkan dapat menampung sampai 17 juta penumpang saat 2024 dan terus bertambah hingga 22 juta pada 2030.

Selain kapasitas penumpang, area pergudangan kargo juga diperluas dari 13.00 meter persegi menjadi 27.2018 meter persegi.

Pengembangan Bandara Kualanamu ini akan difokuskan pada peningkatan konektivitas internasional, khususnya Asean, Asia Selatan, China dan Timur Tengah.

[Gambas:Video CNN] (Antara/age)