Erick Thohir Angkat Dana Amin Jadi Bos Baru Antam

CNN Indonesia | Kamis, 19/12/2019 12:20 WIB
Erick Thohir Angkat Dana Amin Jadi Bos Baru Antam Pemegang saham Antam mengangkat Dana Amin sebagai direktur utama menggantikan Arie Prabowo Ariotedjo. (Dok. Pelindo II).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian BUMN selaku pemegang saham PT Aneka Tambang (Antam) resmi mengangkat Dana Amin sebagai direktur utama (dirut) perusahaan. Dana menggantikan Arie Prabowo Ariotedjo yang diberhentikan dengan hormat oleh pemegang saham.

Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta pada hari ini, Kamis (19/12).

Berdasarkan penelusuran CNNIndonesia.com, Dana lama berkarir di bidang logistik dan pelabuhan.


Pada 2003-2009, pria lulusan Institut Teknologi Bandung ini berkarir sebagai direktur operasional perusahaan logistik PT Maerks Line Indonesia. Kemudian, pada 2010-2012 ia menjadi direktur perusahaan logistisk PT Mitra Capital Investama.

Setelah itu ia berkarir di perusahaan pelat merah sebagai sebagai direktur operasional PT Pelabuhan Indonesia II (Pelindo II) pada 2012-2014.

Setelahnya, ia sempat dipercaya sebagai direktur project management office (PMO) Holding BUMN Maritim di era Menteri BUMN Rini Soemarno.

Direktur Niaga Antam Aprilandi Hidayat Setia mengungkapkan, selain mengangkat dirut baru, pemegang saham juga mengganti direktur keuangan dan direktur pengembangan usaha yang sebelumnya diisi oleh Dimas Wikan Pramudhito dan Sutrisno S. Tatedagat.

"Pemegang saham mengangkat Pak Dana Amin sebagai Dirut, Pak Anton Herdianto sebagai Direktur Keuangan, dan Bapak Risono sebagai Direktur Pengembangan Usaha," ungkap Aprilandi usai menghadiri RUPSLB di Jakarta, Kamis (19/12).

Tak hanya merombak jajaran direksi, pemegang saham juga mengubah susunan dewan komisaris dengan mengangkat Agus Surya Bakti sebagai komisaris utama (komut).

Komisaris sebelumnya, Jenderal TNI (Purn) Fachrul Razi telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai komut perusahaan tambang pelat merah itu seiringa pengangkatannya sebagai Menteri Agama pada Kabinet Indonesia Maju periode 2019 - 2024 pada 23 Oktober 2019 lalu.

Aprilandi menyebut pengangkatan kepengurusan yang baru tersebut bertujuan untuk memenuhi aspirasi pemegang saham dalam merencanakan tujuan perseroan kedepan.

Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan strategi dan kebijakan program kerja untuk keberlanjutan perseroan, dan berkontribusi kepada negara.

Terlebih, tahun depan menjadi tantangan tersendiri bagi perseroan karena berlakunya larangan ekspor biji nikel. Untuk itu, perseroan akan fokus hilirisasi pada tahun depan

"Dalam RJPP kami (hilirisasi) sudah ada, dan sudah ada yg kita lakukan, dari sisi hilirisasi biji nikel di pabrik. Kemudian di bauksit ada proyek Mempawah, di emas pun secara organik kami eksplorasi lebih lanjut," pungkasnya.

Berikut susunan dewan komisaris dan direksi hasil RUPSLB yang digelar Kamis (19/12) :

Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Agus Surya Bakti
Komisaris Independen: Gumilar Rusliwa Somantri
Komisaris Independen: Anang Sri Kusuwardono
Komisaris: Zaelani
Komisaris: Dadan Kusdiana
Komisaris: Arif Baharudin

[Gambas:Video CNN]

Dewan Direksi
Direktur Utama : Dana Amin
Direktur Keuangan : Anton Herdianto
Direktur Operasi & Produksi : Hartono
Direktur Pengembangan Usaha: Rosono
Direktur Niaga : Aprilandi Hidayat Setia
Direktur SDM : Luki Setiawan Suardi

(ara/sfr)