Siapkan Kejutan, Erick Ajukan 3 Calon Dirut Garuda Awal 2020

CNN Indonesia | Senin, 23/12/2019 05:56 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengaku akan menyodorkan tiga nama calon Dirut Garuda Indonesia pada awal 2020 ke Presiden Jokowi. Menteri BUMN Erick Thohir menyebut soal kemungkinan ada kejutan terkait nama Dirut Garuda Indonesia yang baru. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan mengusulkan tiga calon nama untuk menempati posisi direktur utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pada awal 2020 ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Nanti awal Januari 2020 akan diajukan tiga calon," ucap Erick, Minggu malam (22/12).

Ia menyatakan belum mengantongi calon nama satu pun untuk ditempatkan di kursi direktur utama maskapai tersebut. Kementerian BUMN masih mencari dan akan memberikannya ke tim penilaian akhir (TPA) yang diketuai oleh Jokowi tahun depan.

"Belum ada sampai sekarang (namanya)," imbuhnya.

Erick enggan memberikan bocoran apakah posisi direktur utama nantinya akan ditempati oleh pihak internal atau eksternal. Hanya saja, ia menyebut ada kejutan di struktur direksi Garuda Indonesia.

[Gambas:Video CNN]
"Mungkin ada kejutan, kalau tidak ada kejutan enggak seru," katanya.

Sebelumnya, Erick dan dewan komisaris Garuda Indonesia baru saja memecat lima direksi yang diduga menyelundupkan komponen Harley-Davidson dalam pesawat Airbus A330-900 pada November 2019 lalu.

Lima direksi itu, antara lain Direktur Utama Ari Askhara, Direktur Operasi Bambang Adisurya Angkasa, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, Direktur Teknik dan Layanan Iwan Joeniarto, Direktur Human Capital Heri Akhyar.

Dengan pemberhentian sejumlah direksi, dewan komisaris menunjuk Fuad Rizal yang sebelumnya hanya menjadi direktur keuangan, menjadi pelaksana tugas (Plt) direktur utama Garuda Indonesia.

Selain itu, Fuad juga diberi tugas sebagai direktur operasi dan Plt direktur teknik dan layanan. Dewan Komisaris juga menunjuk Direktur Niaga Pikri Ilham Kurniansyah menjadi Plt Direktur Human Capital dan Plt direktur kargo dan pengembangan usaha.

Kemudian, Fuad dan Pikri menunjuk dan menetapkan pelaksana tugas harian agar jabatan tak tumpang tindih. Rinciannya, mereka menunjuk Tumpal Manumpak Hutapea sebagai pejabat Direktur Operasi, Mukhtaris sebagai pejabat Direktur Teknik dan Layanan, Joseph Dajoe K Tendean sebagai pejabat Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha, serta Aryaperwira Adileksana sebagai pejabat Direktur Human Capital.





(aud/arh)