Jokowi Pilih Mantan Bos Mandiri Zulkifli Zaini Jadi Dirut PLN

CNN Indonesia | Senin, 23/12/2019 14:44 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan mantan Bos Mandiri Zulkifli Zaini ditunjuk menjadi direktur utama PLN yang baru. RUPS PT PLN (Persero) resmi menunjuk Zulkifli Zaini menjadi direktur utama. (CNBC Indonesia TV)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan bahwa mantan Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Zulkifli Zaini ditunjuk menjadi bos baru PT PLN (Persero). Zulkifli menggantikan posisi Sofyan Basir dan Plt Dirut Sripeni Inten Cahyani.

Zulkifli Zaini saat ini merupakan Komisaris Independen BNI sejak 17 Maret 2015 dan pernah menjadi Dirut Bank Mandiri di 2010-2013.

Selain menunjuk dirut PLN baru, pemerintah juga mengangkat mantan wakil Ketua KPK Amien Sunaryadi menjadi komisaris utama (komut) melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar Senin (23/12). Kepastian penunjukan tersebut disampaikan Erick melalui pernyataan tertulis yang dikeluarkan di Jakarta, Senin (23/12) siang.


Erick mengatakan penunjukan kedua orang tersebut dilakukan dengan alasan sepak terjang keduanya.

"Baik Pak Amien maupun Pak Zulkifli memiliki rekam jejak yang sangat baik, siap berkeringat dan berakhlak. Sama dengan dirut dan komut BUMN lainnya. Saya akan intens bertemu secara reguler setiap bulan untuk memastikan berbagai rencana besar yang menjadi prioritas Pemerintah,"ucap Erick Thohir, Senin (23/12/2019).

Erick mengatakan kedua tokoh tersebut diberi tugas besar di PLN. Salah satunya, merealisasikan rasio elektrifikasi sebesar persen di Indonesia hingga menciptakan tarif listrik yang efisien baik untuk masyarakat maupun industri.

Selain itu, komut dan dirut PLN baru juga diberi tugas untuk meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan sebagai sumber listrik.

"PLN juga akan membentuk ekosistem bisnis yang sehat dengan swasta, BUMD dan BUMDes dalam memproduksi listrik. PLN akan fokus pada distribusi," tegas Erick.

Sebelumnya, posisi direktur utama PLN kosong cukup lama. Tugas utama dirut perusahaan negara tersebut dipegang oleh pelaksana tugas.

Kekosongan terjadi setelah Sofyan Basir ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dalam kasus korupsi pembangunan PLTU Riau-1.

Berikut susunan Dewan Komisaris PLN hasil keputusan RUPS Senin (23/12):
1. Amien Sunaryadi - Komisaris Utama/Komisaris Independen
2. Suahasil Nazara - Wakil Komisaris Utama
3. Ilya Avianti - Komisaris
4. Rida Mulyana - Komisaris
5. Deden Juhara- Komisaris Independen
6. Budiman - Komisaris


Susunan Dewan Direksi PLN :
1. Zulkifli Zaini - Direktur Utama.
2. Darmawan Prasodjo - Wakil Direktur Utama.
3. Sinthya Roesly - Direktur Keuangan
4. Sripeni Inten Cahyani - Direktur Pengadaan Strategis 1.
5. Djoko Raharjo Abumanan - Direktur Pengadaan Strategis 2.
6. Muhamad Ali - Direktur Human Capital Management.
7. Syofvi Felienty Roekman - Direktur Perencanaan Korporat.
8. Haryanto W.S. - Direktur Bisnis Regional Jawa,Madura dan Bali
9. Syamsul Huda - Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Kalimantan
10. Ahmad Rofiq - Direktur Bisnis Maluku, Papua dan Nusa Tenggara.
11. Wiluyo Kusdwiharto - Direktur Bisnis Regional Sumatera.

[Gambas:Video CNN] (ara/age)