Kesepakatan Dagang AS-China Dorong Harga Minyak

CNN Indonesia | Kamis, 26/12/2019 07:58 WIB
Kesepakatan Dagang AS-China Dorong Harga Minyak Harga minyak menguat ke level US$61,11 per barel pada Selasa (24/12) terdorong kesepakatan damai dagang antara AS dengan China. (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga minyak mentah dunia naik pada perdagangan Selasa (24/12). Kenaikan terjadi setelah harga komoditas tersebut bergerak merah pada akhir pekan lalu.

Mengutip Antara, harga minyak berjangka Brent naik 81 sen ke level US$67,2 per barel. Sementara, harga minyak WTI meningkat 59 sen ke level US$61,11 per barel.

Pasar masih mengapresiasi keputusan Amerika Serikat (AS) dan China terkait kesepakatan damai dagang fase pertama. Bila sesuai rencana, kedua pihak akan meneken perjanjian itu pada Januari 2020 mendatang.


Investor optimistis permintaan minyak global akan meningkat dengan kesepakatan damai dagang tersebut. Dengan demikian, harga komoditas akan bergerak lebih positif ke depannya.


Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow sebelumnya menyatakan ekspor AS ke China akan melonjak pasca kesepakatan damai dagang. Peningkatan terjadi karena China sudah berkomitmen menaikkan pembelian produk dari AS.

Di sisi lain, Presiden Fed Dallas Robert Kaplan menilai perjanjian damai dagang fase pertama tak serta merta membuat ketegangan global hilang sepenuhnya. Ia menilai efek dari perang dagang masih akan terasa hingga beberapa waktu ke depan.

Diketahui, perang dagang AS dan China telah berlangsung sejak 2018 lalu. Kondisi itu membuat permintaan dan harga minyak melorot.

[Gambas:Video CNN] (aud/agt)