Anak Usaha Garuda Hentikan Kontrak 400 Pekerja 'Outsource'

CNN Indonesia | Senin, 30/12/2019 15:26 WIB
Anak Usaha Garuda Hentikan Kontrak 400 Pekerja 'Outsource' Pekerja di dapur Aerofood di Cengkareng. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Anak usaha PT Garuda Indonesia (Persero), Aerofood memutuskan untuk menghentikan kontrak kerja lebih dari 400 pekerja perusahaan tersebut. Corporate Secretary Aerofood Aji Wibowo mengatakan pekerja tersebut berstatus karyawan outsource.

Mereka bekerja di Aerofood melalui perantara. Kontrak kerja antara Aerofood dengan perusahaan perantara tersebut kebetulan berakhir pada 31 Desember.


"Tidak ada PHK. Mereka bekerja di kami berdasarkan kontrak kerja dengan pihak provider. Jadi Outsourcing dan pada saatnya memang kontrak berakhir," katanya ketika dikonfirmasi CNNIndonesia.com Senin (30/12).


Sebagai informasi Aerofood atau yang dikenal dengan sebutan Aerowisata Catering Service merupakan salah satu anak usaha Garuda Indonesia. Mereka merupakan perusahaan penyedia jasa katering penerbangan.

Ketika ditanya soal jumlah pekerja yakni 400 pegawai alih daya, dia menuturkan jumlahnya lebih. "Justru sebetulnya di tempat kami ada lebih dari itu," katanya.

Dikutip dari situs resmi perusahaan, Aerofood saat ini memperkerjakan 5.500 orang profesional di bidangnya. Pekerja tersebut dianggap mampu menghasilkan produk berkualitas premium untuk melayani penerbangan layanan logistik untuk 40 penerbangan komersial internasional dan domestik.

Mereka juga mampu memberikan layanan katering untuk lebih dari 20 perusahaan di seluruh Indonesia.

[Gambas:Video CNN] (ara)