Resmikan Bendung Kamijoro, Jokowi Ingin Petani Kian Sejahtera

CNN Indonesia | Rabu, 01/01/2020 03:33 WIB
Resmikan Bendung Kamijoro, Jokowi Ingin Petani Kian Sejahtera Presiden Joko Widodo (Jokowi) Bendung Kamijoro di Kulon Progo, Yogyakarta dapat mengerek kesehteraan petani dan penghasilan masyarakat sekitar. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap Bendung Kamijoro di Kulon Progo, Yogyakarta dapat mengerek kesejahteraan petani dan penghasilan masyarakat sekitar. Hal ini disampaikannya saat meresmikan bendungan tersebut pada Selasa (31/12).

"Petani bisa lebih sejahtera. Usaha kecil juga bisa tumbuh di kanan kiri bendung ini. Dan kita harapkan, pendapatan masyarakat meningkat karena banyak wisatawan yang datang ke sini," tutur Jokowi seperti dikutip dari laman Setkab, Selasa (31/12).

Bendung Kamijoro dibangun di aliran Sungai Progo dari 2016 hingga 2018. Bendungan ini, sambung Jokowi, sangat penting untuk mendukung ketahanan pangan karena memberikan pasokan air secara berkesinambungan untuk mendukung aktivitas pertanian masyarakat.


Bendungan ini mampu memberi manfaat irigasi seluas 2.370 hektare (ha) lahan pertanian dan mengerek intensitas tanam dari 205 persen menjadi 270 persen.

Selain itu, Bendungan Kamijoro juga bermanfaat untuk ketersediaan air baku, baik untuk Bandara Internasional Yogyakarta, juga untuk Kabupaten Bantul, Kabupaten Kulon Progo, dan juga nantinya bisa juga sampai ke Kota Yogyakarta.

"Saya tadi memperhatikan, sepintas Bendung Kamijoro ini sangat indah, ada taman bermain, ada plasa terbuka, dan saya tahu ini sudah jadi tempat tujuan wisata," ucapnya.

Tak ayal, mengutip informasi yang disampaikan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, Jokowi menyebut penerimaan parkir dari Bendung Kamijoro bisa mencapai Rp17 juta hingga Rp20 juta pada hari libur.

Tak hanya itu, lanjutnya, kawasan Bendung Kamijoro juga dilengkapi dengan jembatan yang menghubungkan Kabupaten Bantul dan Kabupaten Kulon Progo.  "Ini juga bisa irit waktu, bisa lebih cepat karena memotong jarak kurang lebih lima kilometer," ujarnya.

[Gambas:Video CNN] (sfr)