Data Cadangan Devisa Diramal Topang Pergerakan IHSG
CNN Indonesia
Rabu, 08 Jan 2020 06:40 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal menguat pada Rabu (8/1) ini. Analis Indosurya Sekuritas William Surya Wijaya menyatakan penguatan didorong oleh sinyal stabil jelang perilisan data cadangan devisa.
Kestabilan ini memberi sentimen positif bagi pergerakan indeks.
"Hari ini peluang kenaikan masih akan terlihat pada pergerakan IHSG," kata William dalam risetnya, Rabu (8/1).
Ia meramal indeks saham bergerak di level support 6.198 dan resistance 6.402.
Berbeda dengan William, Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi memproyeksi IHSG tertekan pada pertengahan pekan ini.
Tekanan datang dari faktor teknikal indeks. Menurutnya, dengan tekanan tersebut IHSG akan bergerak di rentang support 6.245 dan resistance 6.320.
IHSG berhasil menguat pada perdagangan Selasa (7/1). Indeks ditutup di level 6.279, menguat 21,94 poin atau 0,35 persen pada perdagangan kemarin,
Sementara itu, saham-saham Wall Street kompak melemah. Indeks Dow Jones turun 0,42 persen ke posisi 28.583, S&P 500 koreksi 0,28 persen menjadi 3.237, dan Nasdaq Composite melemah 0,03 persen menjadi 9.068.
[Gambas:Video CNN] (well/agt)
Kestabilan ini memberi sentimen positif bagi pergerakan indeks.
"Hari ini peluang kenaikan masih akan terlihat pada pergerakan IHSG," kata William dalam risetnya, Rabu (8/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
IHSG berhasil menguat pada perdagangan Selasa (7/1). Indeks ditutup di level 6.279, menguat 21,94 poin atau 0,35 persen pada perdagangan kemarin,
Sementara itu, saham-saham Wall Street kompak melemah. Indeks Dow Jones turun 0,42 persen ke posisi 28.583, S&P 500 koreksi 0,28 persen menjadi 3.237, dan Nasdaq Composite melemah 0,03 persen menjadi 9.068.
[Gambas:Video CNN] (well/agt)