Usai Pecahkan Rekor, Harga Minyak Dunia Kembali Turun

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 08/01/2020 11:47 WIB
Usai Pecahkan Rekor, Harga Minyak Dunia Kembali Turun Ilustrasi kilang minyak. (CNN Indonesia/Agus Triyono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Harga minyak turun pada penutupan perdagangan hari Selasa (7/1) karena meredanya kekhawatiran investor terhadap ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Dikutip dari Antara, harga patokan minyak AS, West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari turun US$0,57 menjadi US$62,70 per barel di New York Mercantile Exchange.

Harga minyak mentah brent untuk pengiriman Maret turun US$0,64 menjadi ditutup pada US$68,27 per barel di London ICE Futures Exchange.


Serangan udara Amerika Serikat di Bagdad yang telah menewaskan Mayor Jenderal Qassem Soleimani, komandan Pasukan Pengawal Revolusi Islam Iran Quds, pada Jumat (3/1), meningkatkan ketegangan di wilayah tersebut.

Menyusul kejadian tersebut, harga minyak melonjak selama dua sesi sebelumnya dengan harga minyak mentah Brent mencapai US$70 per barel.

Analis JBC Energy mengatakan dalam sebuah catatan bahwa pasar 'bernapas sebentar' pada perdagangan Senin, (8/1). Faktor-faktor risiko setidaknya ditinjau kembali dengan kondisi pasar saham pulih dan harga minyak mulai turun.

"Mengingat luasnya reli selama beberapa minggu terakhir ini bukan hal yang aneh, dan tidak menghilangkan fakta bahwa di luar faktor geopolitik, kita berada dalam lingkungan pasar yang kuat secara fundamental," kata lembaga riset itu. (age/sfr)