Ahok Ajak Moeldoko 'Gebuk' Mafia Migas

CNN Indonesia | Selasa, 14/01/2020 15:03 WIB
Komut Pertamina Ahok mengajak Moeldoko untuk memberantas mafia migas. Komut Pertamina Ahok mengajak Moeldoko untuk memberantas mafia migas. (CNN Indonesia/ Feri Agus Setyawan).
Jakarta, CNN Indonesia -- Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok bertemu dengan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko di Kantor Staf Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/1).

Kedatangan Ahok untuk berdiskusi dengan Moeldoko terkait keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyelesaikan masalah minyak dan gas (migas). Ia menyebut ingin merealisasikan keinginan Jokowi untuk menggigit mafia migas.

Ahok mengklaim Jokowi dan pemerintahannya sebetulnya sudah mengetahui pihak-pihak yang bermain di migas. "Kami semua, presiden sudah tahu semua. Pak Moeldoko juga sudah tahu. Kalian juga lebih tahu. Lo mancing-mancing aja," ujarnya.


Menanggapi hal itu, Moeldoko mengakui keinginan presiden dalam sektor migas harus berjalan sebaik-baiknya dan tidak ada pihak yang menghalangi.

"Saya pikir, jangan sampai ke presiden lah, kalau perlu menggigit, ya saya duluan yang menggigit, jangan presiden duluan," tegas Moeldoko.

Selain membahas mafia migas, Moeldoko mengatakan pertemuannya dengan Ahok juga membahas soal penurunan harga gas industri. "Kami ingin melihat bagaimana mengelola isu-isu strategis khususnya di Pertamina yang relatif selalu muncul dan kami tadi sepakat dengan beliau (Ahok) untuk berkolaborasi agar nanti terkelola dengan baik," imbuhnya.

Sementara Ahok mengaku telah memiliki jalan keluar penurunan harga gas. Namun, ia masih enggan membeberkannya. Mantan gubernur DKI Jakarta itu meminta agar media menanyakan langsung ke Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.

"Kami sudah ada rumusnya, nanti tanya kepada Dirut lah, kan aku kan cuma komisaris," tandasnya.
[Gambas:Video CNN] (fra/bir)