Jokowi Putuskan Investasi Softbank di Ibu Kota Baru Februari

CNN Indonesia | Jumat, 17/01/2020 12:39 WIB
Jokowi Putuskan Investasi Softbank di Ibu Kota Baru Februari Menko Luhut menyebut skema investasi Softbank di ibu kota akan diputuskan Jokowi pada Februari. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono).
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyatakan skema investasi Softbank di ibu kota baru akan ditentukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Februari 2020.

Sebelumnya, Luhut menyebut raksasa telekomunikasi dan media Jepang itu akan menjadi salah satu investor pembangunan ibu kota baru itu.

"Presiden akan membuat keputusan Februari (2020). Negosiasi kami akan bagaimana angkanya mungkin US$30 miliar," ujar Luhut dalam acara Coffee Morning di kantornya, Jumat (16/1).


Luhut menerangkan saat ini pihaknya masih menyusun skema investasi yang akan disepakati. Termasuk imbal hasil dari investasi tersebut.

"Pak Tiko (Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo) nanti akan ketemu lagi di Davos. Nanti saya ketemu Masayoshi (CEO Softbank Masayoshi Son) lagi," ujarnya.

Menurut Luhut, proyek di ibu kota baru akan dibuat berdasarkan klaster. Misalnya, klaster pendidikan dan rumah sakit (RS).

"Bisa saja nanti universitas besar masuk, bisa saja rumah sakit standar internasional. Masuk RS terkenal," ujarnya.

Sebagai informasi, Presiden Jokowi telah memilih lokasi ibu kota baru di Kecamatan Samboja, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kecamatan Sepaku Semoim, Kabupaten Kutai Kertanegara di Kalimantan Timur.

Skema pendanaan proyek ibu kota baru akan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta kerja sama pemanfaatan dengan swasta. Pengerjaan proyek ditargetkan rampung pada 2024.

[Gambas:Video CNN] (wel/sfr)