Sebelumnya, Luhut menyebut raksasa telekomunikasi dan media Jepang itu akan menjadi salah satu investor pembangunan ibu kota baru itu.
"Presiden akan membuat keputusan Februari (2020). Negosiasi kami akan bagaimana angkanya mungkin US$30 miliar," ujar Luhut dalam acara Coffee Morning di kantornya, Jumat (16/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bisa saja nanti universitas besar masuk, bisa saja rumah sakit standar internasional. Masuk RS terkenal," ujarnya.
Sebagai informasi, Presiden Jokowi telah memilih lokasi ibu kota baru di Kecamatan Samboja, Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kecamatan Sepaku Semoim, Kabupaten Kutai Kertanegara di Kalimantan Timur.
Skema pendanaan proyek ibu kota baru akan berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) serta kerja sama pemanfaatan dengan swasta. Pengerjaan proyek ditargetkan rampung pada 2024.
[Gambas:Video CNN] (wel/sfr)