Trump Kerek Tarif Impor Turunan Baja Hingga 25 Persen

CNN Indonesia | Senin, 27/01/2020 08:28 WIB
Presiden AS Donald Trump mengerek tarif impor produk turunan baja dan aluminium hingga 25 persen. Presiden AS Donald Trump mengerek tarif impor turunan baja dan aluminium. (Mark Wilson/Getty Images/AFP).
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengerek tarif impor produk turunan baja dan aluminium. Kenaikan tarif itu diteken Trump pada Jumat (24/1), waktu setempat.

Dilansir dari Antara, Senin (27/1), produk turunan baja kena tambahan bea impor sebesar 25 persen. Sementara, produk turunan aluminium dikenakan tambahan 10 persen.

Trump tidak memberlakukan aturan tersebut pada seluruh mitra dagangnya.


Gedung Putih membebaskan tarif tambahan produk baja turunan bagi Argentina, Australia, Brasil, Kanada, Meksiko dan Korea Selatan. Kemudian, Argentina, Australia, Kanada dan Meksiko dibebaskan dari bea tambahan pada produk turunan aluminium.

Trump telah memberlakukan tarif pada baja dan aluminium impor untuk membantu meningkatkan produksi AS, yang menurutnya merupakan masalah keamanan nasional.

Sejak pengenaan tarif, impor baja dan aluminium merosot. Namun, impor produk turunannya, seperti paku baja dan kabel aluminium, menanjak.

"Produsen asing artikel turunan ini telah meningkatkan pengiriman barang tersebut ke Amerika Serikat untuk menghindari bea masuk barang aluminium dan barang baja," ujar Trump.

Lebih lanjut, kenaikan tarif impor produk turunan baja dan aluminium berlaku efektif mulai 8 Februari 2020.

[Gambas:Video CNN]

(Antara/sfr)