Jokowi Terbitkan 11,2 Juta Sertifikat Tanah Gratis pada 2019

CNN Indonesia | Rabu, 29/01/2020 23:55 WIB
Jokowi Terbitkan 11,2 Juta Sertifikat Tanah Gratis pada 2019 Istana Kepresidenan mengatakan pemerintah telah menerbitkan sertifikat hak atas tanah sebanyak 11,2 juta lembar sepanjang 2019. (CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia -- Istana Kepresidenan mengatakan pemerintah telah menerbitkan sertifikat hak atas tanah sebanyak 11,2 juta lembar sepanjang 2019. Angka tersebut sesuai dengan target Presiden Joko Widodo (Jokowi) yakni sekitar 10 juta sampai 11 juta lembar sertifikat.

Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan sepanjang 2014 sampai 2018 total sertifikat hak atas tanah yang diterbitkan sebanyak 13,4 juta. Jika ditotal dengan penerbitan 2019, maka jumlah yang dirilis pemerintah sebanyak 24,6 juta lembar sertifikat.

"Kami catatkan 2014 sampai 2018 sudah selesai 13,4 juta sertifikat dan 2019 sebanyak 11,2 juta sertifikat," ucap Fadjroel, Rabu (29/1).


Sementara, baru-baru ini Jokowi berkunjung ke Natuna dan Jawa Timur untuk menyerahkan sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat sekitar. Di Jawa Timur, pemerintah menerbitkan 2.020 sertifikat untuk masyarakat sekitar.

"Dan dalam 100 hari kerja ini saya mendampingi Pak Jokowi ke Natuna dan Gresik untuk serahkan sertifikat tanah," terangnya.

Sebelumnya, Jokowi berharap penerbitan sertifikat untuk warga dapat mengurangi kasus sengketa yang kerap terjadi di lapangan. Ia mengaku masih mendapatkan keluhan soal sengketa tanah dari sejumlah warga.

"Yang saya nggak senang, setiap saya pergi ke daerah selalu yang masuk ke telinga saya masalah sengketa tanah, konflik lahan. Ini karena 80 juta sertifikat belum bisa keluar. Ini adalah tanda bukti hak hukum atas tanah yang kita miliki. Kalau sudah pegang ini (sertifikat) enak," ucap Jokowi.

Jokowi sendiri memiliki program pemberian sertifikat tanah secara gratis sejak 2017. Ketika itu, pemerintah dapat mengeluarkan 5,4 juta lembar sertifikat.

Kemudian, pemerintah menargetkan menerbitkan 7 juta lembar sertifikat pada 2018. Saat itu, total sertifikat yang dikeluarkan mencapai lebih dari target, yakni 9,4 juta sertifikat.

[Gambas:Video CNN]


(aud/age)