Menurutnya, tak ada arahan langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam proses perubahan struktur di Asabri. Dengan kata lain, bisa dibilang ini keputusan Menteri BUMN Erick Thohir sepenuhnya.
"Itu kan kewenangan dari Kementerian BUMN. Kewenangan teknis ada di Kementerian BUMN, Pak Jokowi tidak perlu tahu. Tidak tidak (tidak ada arahan dari Pak Jokowi)," ucap Fadjroel, Jumat (31/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara, Erick menunjuk Eko Setiawan untuk duduk di kursi Direktur SDM dan Hukum, Helmi Imam Satriyono sebagai Direktur Keuangan, dan Jeffry Haryadi P. Manullang sebagai Direktur Investasi.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD sebelumnya menyatakan modal Asabri anjlok sampai Rp17 triliun dalam satu tahun terakhir. Ia mengaku mendapatkan bisikan dari sejumlah sumber bahwa ada indikasi korupsi di Asabri.
Saat ini, penurunan modal tersebut kini sedang diselidiki oleh pihak kepolisian. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memperkirakan negara berpotensi merugi sebesar Rp10 triliun-Rp16 triliun dari dugaan korupsi di Asabri.
[Gambas:Video CNN]
(aud/agt)