Dilansir dari AFP, dalam pidatonya Johnson mengatakan ia akan mencari perjanjian pragmatis.
Perdana menteri Inggris itu mencatat bahwa Inggris telah membahas dengan Brussel sebelum resmi 'bercerai'. Kedua negara ini memiliki opsi kesepakatan perdagangan yang membuka pasar dan menghindari peraturan UE.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pilihannya tegas bukan 'kesepakatan atau tidak-kesepakatan'," katanya.
Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar mendesak London untuk mengurangi apa yang disebutnya 'retorika nasionalistis'. Dia mengungkap Inggris harus menghindari mengulangi kesalahan masa lalu yang membuat sulit untuk mencapai kesepakatan.
Setelah pergi, Inggris segera memasuki periode transisi 11 bulan yang disepakati sebagai bagian dari perceraian, di mana akan ada sedikit perubahan dalam hal praktis.
Warga Inggris akan dapat bekerja di UE dan berdagang secara bebas dan sebaliknya hingga 31 Desember, meskipun Inggris tidak lagi diwakili di lembaga-lembaga blok itu.
[Gambas:Video CNN]
(afp/age)