"YLKI meminta KPPU untuk mengusut kasus tersebut, karena mengindikasikan adanya tindakan mengambil keuntungan berlebihan (excessive margin) yang dilakukan oleh pelaku usaha atau distributor tertentu. ," ujar Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi dalam keterangan resmi dikutip Kamis (6/2).
Tulus mengungkapkan YLKI banyak menerima pengaduan dan pertanyaan dari masyarakat terkait melambungnya harga masker di pasaran setelah wabah Virus Corona mencuat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, konsumen dalam mengonsumsi barang atau jasa, termasuk masker, berhak atas harga yang wajar.
"YLKI meminta konsumen untuk membeli masker secara wajar, jangan berlebihan, tak perlu melakukan panic buying," ujarnya.
[Gambas:Video CNN]
Berdasarkan penelusuran CNNIndonesia.com di sejumlah apotek di Jakarta, harga masker jenis N95 kian melonjak selama beberapa waktu terakhir.
Semula, masker per kotak berisi 20 buah dibanderol di kisaran Rp200 ribu-an atau sekitar Rp 20 ribu-an per buah. Namun, saat ini harganya melonjak hingga di atas Rp1 juta per kotak.