"Kekhawatiran pelaku pasar mengenai penyebaran virus corona dapat berdampak negatif pada permintaan minyak mentah China yang merupakan negara dengan perekonomian terbesar kedua di dunia, menyebabkan penurunan harga minyak mentah utama di pasar internasional selama bulan Januari 2020," ujar Tim Harga Minyak Indonesia dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (11/2).
Penurunan juga dialami ICP SLC yang mencapai US$65,77 per barel, turun sebesar US$1,84 per barel dibandingkan bulan sebelumnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebab, Pemerintah AS berniat untuk tetap mengenakan tarif atas barang-barang produksi China hingga tercapai kesepakatan dagang Tahap 2.
Selain itu, penurunan juga disebabkan oleh sentimen pasar minyak yang menilai tidak terdapat ancaman atas pasokan minyak mentah global seiring melemahnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
"Juga, Rusia yang pada Januari 2020 mencapai rekor tertinggi dalam 5 bulan terakhir dengan dalih kendala teknis setelah terjadinya krisis kontaminasi minyak di Druzhba termasuk juga bahwa kesepakatan pemotongan produksi OPEC+ hanya untuk minyak mentah, tidak berlaku untuk kondensat," jelas tim.
Badan Administrasi Informasi Energi AS (Energy Information Administration/EIA) juga melaporkan peningkatan stok produk bensin AS pada Januari 2020 sebesar 18,7 juta barel menjadi 261,2 juta barel dibandingkan Desember 2019.
Peningkatan juga terjadi pada stok produk distillate AS pada Januari 2020 sebesar 11,0 juta barel menjadi sebesar 144,7 juta barel dibandingkan Desember 2019.
Di kawasan Asia Pasifik, penurunan harga minyak mentah juga dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi China pada 2020 yang diperkirakan merosot sebesar 1 persen dibandingkan 2019, ke kisaran 5 persen. Namun, ekonomi China juga berpotensi melemah 1 hingga 1,5 persen akibat wabah Virus Corona.
Tak hanya itu, tekanan harga juga berasal dari periode perawatan Kilang Marifu - Jepang yang berkapasitas 200 mbopd pada Januari 2020. Kilang tersebut rencananya kembali beroperasi pada akhir Maret 2020.
[Gambas:Video CNN]
Berikut perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar internasional pada Januari 2020 dibandingkan Desember 2019:
- Dated Brent turun 5,2 persen menjadi US$63,5 per barel
- WTI (Nymex) turun 3,8 persen menjadi US$57,53 per barel
- Basket OPEC turun 1,6 persen menjadi US$65,4 per barel
- Brent (ICE) turun 2,3 persen menjadi US$63,67 per barel.