UOB telah mengumumkan akan mengalokasikan dana pinjaman sebesar US$3 miliar untuk klien korporat di Singapura yang terdampak Virus Corona. Dana ini akan dikhususkan pada perusahaan kecil dan menengah (UKM) agar memiliki fleksibilitas dalam manajemen arus kas perusahaan.
Dikutip dari Straits Times, pinjaman tersebut memungkinkan pengusaha membayar kembali pinjaman pokok dengan bunga pinjaman hingga satu tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain UOB, UKM pun mendapatkan bantuan dari StarHub. Sementara itu, ARA Asset Management, The Straits Trading Co dan JL Family Office John Lim mengumumkan dana bantuan UKM senilai US$5 juta.
Dana tersebut ditargetkan untuk membantu UKM yang menghadapi krisis likuiditas sementara karena wabah. Perusahaan akan memberikan pinjaman berbiaya rendah dan akses cepat untuk kebutuhan modal kerja.
Minterest, platform crowdfunding, akan menilai nilai kredit dan mengucurkan dana secara efisien dan cepat kepada UKM.
Sementara itu, CIMB Singapura pun menawarkan pinjaman kepada perusahaan yang terkenda dampak Virus Corona. CIMB Singapura akan menawarkan e-Supply Chain Financing untuk membantu perusahaan yang membutuhkan persyaratan kredit lebih lama.
CIMB Consumer Banking pun akan mengakomodasi permintaan dari nasabah yang terkena dampak wabah untuk merestrukturisasi atau menjadwalkan ulang pinjaman dan pembiayaan mereka.
[Gambas:Video CNN]
(age/agt)