Perbankan Beri Dana US$3 Miliar untuk UKM Terdampak Corona

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Kamis, 13/02/2020 14:01 WIB
Perbankan Beri Dana US$3 Miliar untuk UKM Terdampak Corona Berbagai perusahaan menggelontorkan dana untuk membantu UKM yang terdampak Virus Corona di Singapura. (NICOLAS ASFOURI / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Berbagai perusahaan dari mulai bank, telekomunikasi hingga aset manajemen mengalokasikan dana untuk membantu bisnis yang terganggu karena Virus Corona di Singapura.

UOB telah mengumumkan akan mengalokasikan dana pinjaman sebesar US$3 miliar untuk klien korporat di Singapura yang terdampak Virus Corona. Dana ini akan dikhususkan pada perusahaan kecil dan menengah (UKM) agar memiliki fleksibilitas dalam manajemen arus kas perusahaan.

Dikutip dari Straits Times, pinjaman tersebut memungkinkan pengusaha membayar kembali pinjaman pokok dengan bunga pinjaman hingga satu tahun.


CEO UOB Wee Ee Cheong mengungkap pihaknya akan berkomitmen untuk merawat bisnis klien mereka.

"Bagi sebagian besar perusahaan, terutama UKM, arus kas dan pembiayaan adalah kunci mereka untuk mempertahankan bisnis mereka," ujarnya seperti yang dikutip dari Straits Times.

UOB pun mengungkap akan menilai kasus per kasus bagi nasabah ritel yang terdampak gangguan ekonomi karena Virus Corona.

Selain UOB, UKM pun mendapatkan bantuan dari StarHub. Sementara itu, ARA Asset Management, The Straits Trading Co dan JL Family Office John Lim mengumumkan dana bantuan UKM senilai US$5 juta.

Dana tersebut ditargetkan untuk membantu UKM yang menghadapi krisis likuiditas sementara karena wabah. Perusahaan akan memberikan pinjaman berbiaya rendah dan akses cepat untuk kebutuhan modal kerja.

Tiga perusahaan tersebut akan memberikan pinjaman sebanyak US$50 ribu per UKM untuk jangka waktu enam bulan dengan tingkat bulanan prefensial sebesar 0,5 persen. Pinjaman akan disetujui dalam waktu 48 jam setelah perusahaan menerima dokumen lengkap.

Minterest, platform crowdfunding, akan menilai nilai kredit dan mengucurkan dana secara efisien dan cepat kepada UKM.

Sementara itu, CIMB Singapura pun menawarkan pinjaman kepada perusahaan yang terkenda dampak Virus Corona. CIMB Singapura akan menawarkan e-Supply Chain Financing untuk membantu perusahaan yang membutuhkan persyaratan kredit lebih lama.

CIMB Consumer Banking pun akan mengakomodasi permintaan dari nasabah yang terkena dampak wabah untuk merestrukturisasi atau menjadwalkan ulang pinjaman dan pembiayaan mereka.

[Gambas:Video CNN]


(age/agt)