Menteri Teten Inisiasi Terbentuknya Koperasi Slankers

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 20/02/2020 19:51 WIB
Menteri Teten Inisiasi Terbentuknya Koperasi Slankers Kementerian Koperasi dan UKM memfasilitasi terbentuknya UMKM melalui koperasi berbasis komunitas Slankers. (Foto: Dok. Kementerian Koperasi dan UKM)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Koperasi dan UKM akan memfasilitasi terbentuknya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui koperasi berbasis komunitas Slankers. Diharapkan dengan pelatihan yang bagus, Slankers akan memiliki unit usaha yang produktif.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mengatakan, pecinta band Slank  alias Slankers mencapai 7 juta orang. Mereka yang mayoritas anak-anak muda dari kalangan menengah ke bawah, kata Menkop, didorong untuk membuka usaha melalui koperasi komunitas Slankers.

Menurut Teten, meskipun sebatas ide, Smesco Indonesia akan mengarahkan pengembangan bisnis, agar Slankers memiliki unit usaha produktif.


"Slankers mayoritas anak muda yang motivasinya ingin punya usaha sendiri. Berbeda dengan generasi sebelumnya, ingin jadi pegawai. Enterpreneurship harus dipupuk. Ini baru tahap ide untuk mengembangkan konsep bisnisnya. Nanti Smesco akan mengembangkan bisnis diterapkan UMKM," kata Menkop dan UKM Teten Masduki, di dampingi Dirut LLP Leonard Theosabrata, saat melakukan pertemuan dengan drummer Slank Bimbim dan Enterpreneurship Jos Orange, di Co Working Smesco Indonesia, Jakarta, Rabu (19/2).


Teten berharap, usaha yang akan dijalankan oleh para Slankers ini terarah dengan desain yang bagus, melalui arahan dari Smesco Indonesia. Ia mengusulkan adanya Slankers Coop.

"Bisnis dan network harus ada. Jangan biarkan mereka bikin usaha tak terarah harus by design. Smesco yang arahkan mereka. Wadah kita tawarkan koperasi Slank Coop," tambah Teten.

Tersebar di 50 Kota

Drummer Slank Bimbin mengakui, Slankers tersebar di 50 kota di Indonesia dan memliki usaha berbisnis suvenir Slank secara sendiri-sendiri, termasuk menjual atribut. Pihaknya ingin menyatukan dan belajar untuk menjadi wirausaha mandiri, agar kesejahteraan mereka semakin meningkat. Rencananya, proyek awal akan dilakukan di Jakarta.

"Slankers ada di lebih dari 50 kota di Indonesia. Kita berencana bikin usaha berbasis digital pasar Slanker. Akan disatuin dari Sabang sampai Merauke dan usahakan mereka belajar untuk berwirausaha," kata Bimbim.


Sedangkan pengusaha Jos Orange menjelaskan, pihaknya akan berkolaborasi dengan Slank dan Kemenkop UKM untuk mewujudkan komunitas bisnis berbentuk koperasi. Mereka, kata Jos akan dilatih tentang keahlian untuk menjadi seorang wirausaha.

"Sesuai arahan Pak Menteri, Ini sejalan spirit koperasi, akan terus dibahas lagi. Ini kolaborasi dengan Slank karena fans yang banyak. Saya enterpreneur. Rencananya komunitas bisnis berbentuk koperasi. Di sini akan ada pelatihan tingkatkan skill mereka. Sama usaha yang lebih nyata," ujar Jos.

(asa)