Hingga kemarin, Senin (24/2), tercatat 79.330 kasus terinfeksi virus corona dilaporkan secara global dengan kasus kematian sebanyak 2.469 jiwa.
Analis Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi mengatakan melonjaknya kasus virus corona menjadi faktor pelemahan, sehingga investor beranggapan bisa memicu risiko pertumbuhan ekonomi global.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia memprediksikan IHSG bergerak dalam rentang support 5.760 dan resistance 5.843.
Ia memprediksikan IHSG bergerak dalam rentang support 5.761 dan resistance 5.988.
Sementara itu, saham-saham utama Wall Street kompak tak berdaya. Indeks Dow Jones terjun 3,56 persen ke level 27.960, S&P 500 merosot 3,35 persen ke level 3.225, dan Nasdaq Composite keok 3,71 persen menjadi 9.221.
[Gambas:Video CNN]
(wel/bir)