Erick Thohir Sebut Ada Opsi PMN untuk Selamatkan Jiwasraya

CNN Indonesia | Selasa, 25/02/2020 20:54 WIB
Erick Thohir Sebut Ada Opsi PMN untuk Selamatkan Jiwasraya Erick Thohir menyebut ada opsi memberikan PMN untuk menyelamatkan keuangan Jiwasraya. (CNN Indonesia/Titi Fajriyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tak menampik ada opsi memberikan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk menyelamatkan keuangan Jiwasraya supaya perusahaan tersebut bisa membayar polis nasabah. Namun, PMN tak menjadi opsi utama pemerintah.

"Ngga dong. Itu opsinya kami melakukan business to business, tetapi tentu ada juga kebutuhan PMN," ucap Erick di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (25/2).

Hanya saja, Erick tak menjelaskan lebih lanjut mengenai kebutuhan PMN yang mungkin disuntikkan pemerintah untuk Jiwasraya. Ia menyatakan opsi PMN masih harus dibicarakan dengan Panitia Kerja (Panja) Komisi VI.


"Masih didiskusikan di panja. Nanti kan pasti juga ada panja yang di Komisi VI dan diskusi di komisi XI," ujarnya.

Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirdjoatmodjo menyatakan pemerintah memang punya opsi untuk menyelamatkan keuangan Jiwasraya. Namun, ia belum mau menyampaikan opsi tersebut.

Pasalnya, opsi masih harus didiskusikan dengan anggota dewan, Kementerian Keuangan, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Ia hanya mengatakan opsi yang dipilih akan diarahkan untuk memberikan keadilan kepada masyarakat.

"Semua masih opsi-opsi, jadi belum diputuskan, karena ini kan butuh koordinasi antara Komisi VI dan Komisi XI (DPR) serta harus ada persetujuan OJK dan Kemenkeu," kata Kartika.

Sementara, Di sisi lain, Ketua Panja Komisi VI DPR Aria Bima pun turut mengatakan belum ada kepastian dari seluruh pihak atas langkah apa yang akan diambil dalam permasalahan Jiwasraya. Ia menyebut, panja masih melakukan pembahasan dari opsi-opsi yang disampaikan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"(Pembahasan) itu saja belum, kepastian dari mana kok muncul seperti itu, opsi-opsi duitnya dari mana," pungkas Aria.

[Gambas:Video CNN]


(aud/agt)