Virus Corona, Air Canada Perpanjang Pembatalan Penerbangan

CNN Indonesia | Kamis, 27/02/2020 10:58 WIB
Air Canada memperpanjang waktu pembatalan terbang ke China karena wabah virus corona. Air Canada memperpanjang waktu pembatalan terbang ke China karena wabah virus corona. Ilustrasi. (Chinatopix via AP).
Jakarta, CNN Indonesia -- Air Canada memperpanjang penangguhan penerbangan antara Kanada dan kota-kota di China hingga 10 April 2020 karena wabah virus corona. Ini berarti, maskapai tersebut menambah lebih dari satu bulan dari jadwal sebelumnya yang berakhir pada Februari.

Mengutip AFP, Rabu (26/2), penambahan waktu penangguhan terbang sejalan dengan imbauan Kementerian Luar Negeri Kanada yang meminta warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke China.

Situs resmi Air Canada menyebut perusahaan dan otoritas kesehatan masih memantau situasi yang berkembang saat ini dengan seksama dan akan menyesuaikan jadwal penerbangan sesuai dengan kebutuhan.


Air Canada diketahui memiliki rute terbang langsung dari Toronto, Montreal, dan Vancouver ke Beijing dan Shanghai. Dan, sebaliknya.

Rute lain yang diberhentikan sementara waktu, yaitu tujuan Hong Kong. Alasannya, permintaan pasar untuk rute tersebut anjlok.

Namun, perusahaan memastikan rute penerbangan tujuan Taipei, Taiwan, tidak akan terpengaruh. Artinya, perusahaan tetap melayani jadwal terbang ke dan dari Taipei.

Selain Air Canada, maskapai lainnya juga membatasi layanan terbang dan menyetop sementara tujuan China dan beberapa negara di dunia. Singapore Airlines, misalnya, menangguhkan layanan terbang ke Amerika Serikat, Eropa, Asia, termasuk Indonesia.

Tidak kurang dari 150 jadwal terbang Singapore Airlines dan anak usahanya, SIlk Air, dibatalkan hingga Mei 2020. Perusahaan bahkan menawarkan pengembalian (refund) kepada penumpang.

[Gambas:Video CNN]

(AFP/bir)