Chairul Tanjung Khawatir Virus Corona Rusak Ekonomi Domestik

CNN Indonesia | Rabu, 26/02/2020 12:41 WIB
Chairman CT Corps Chairul Tanjung menyoroti dampak virus corona. Ia khawatir ekonomi RI tertekan. Chairman CT Corps Chairul Tanjung menyoroti dampak virus corona akan membuat ekonomi RI tertekan. (CNN Indonesia/ Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia -- Chairman CT Corps Chairul Tanjung menyoroti dampak penyebaran wabah virus corona terhadap ekonomi domestik. Masalahnya, virus itu akan berdampak pada ekonomi China.

Chairul bilang jika ekonomi China turun 1 persen, maka akan menekan ekonomi Indonesia minimal 0,3 persen. Dengan kata lain, target pertumbuhan ekonomi 5,3 persen rentan tak tercapai tahun ini.

"Proyeksi pertumbuhan ekonomi China diperkirakan turun 1,5 persen. Ahli ekonomi bilang setiap 1 persen penurunan di China akan berpengaruh 0,3 persen ke ekonomi Indonesia. Ini tentu akan jadi tekanan luar biasa," ungkap Chairul di acara CNBC Indonesia Economic Outlook 2020, Rabu (26/2).


Dalam hal ini, pariwisata menjadi salah satu sektor di Indonesia yang terkena dampak dari virus corona. Larangan penerbangan dari dan ke China membuat industri pariwisata di Indonesia merosot.

"150 juta wisatawan China berpindah dari China ke luar China. Indonesia dapatkan lebih dari dua juta turis China dan Bali dapatkan satu juta turis China," kata Chairul.

Oleh karena itu, larangan penerbangan dari dan ke China membuat jumlah wisatawan mancanagera turun. Dengan demikian, devisa negara juga ikut melorot. Selain dari pariwisata, industri elektronik, otomotif, obat, dan kosmetik juga terkena dampak negatif dari penyebaran virus corona. Masalahnya, banyak bahan baku kosmetik yang berasal dari China.

"Tentu Indonesia sebagai bangsa yang kuat harus mampu mengatasi ini," imbuh Chairul.

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan sejumlah insentif fiskal untuk meredam dampak virus corona terhadap ekonomi domestik. Salah satunya diskon tiket pesawat untuk wisatawan lokal sebesar 30 persen.

Kemudian, ke 10 destinasi yang telah ditentukan. Destinasi wisata yang akan diberikan diskon harga tiket pesawat adalah Jogyakarta, Malang, Manado, Bali, Mandalika, Labuan Bajo, Bangka Belitung, Batam, Danau Toba dan Bintan.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan pemerintah akan menggelontorkan insentif sebesar Rp443,39 miliar untuk memberikan diskon tiket pesawat wisatawan domestik. Diskon itu akan diberikan dalam tiga bulan ke depan, mulai Maret-Mei 2020.

Kemudian, pemerintah juga membebaskan pajak hotel dan restoran selama enam bulan di 33 kabupaten/kota. Dalam hal ini, pemerintah memberikan kompensasi sebesar Rp3,3 triliun kepada pemerintah daerah (pemda) di 33 kabupaten/kota tersebut.

Selain itu, pemerintah juga menggelontorkan dana sebesar Rp298 miliar untuk menarik wisatawan asing. Dana itu akan diberikan kepada influencer sebesar Rp72 miliar, kebutuhan promosi sebesar Rp103 miliar, kegiatan pariwisata sebesar Rp25 miliar, dan paket untuk maskapai serta biro perjalanan sebesar Rp98,5 miliar.

[Gambas:Video CNN]


(aud/age)