Diskon diberikan agar penyebaran wabah virus corona belakangan ini tak ikut 'menginfeksi' ekonomi RI.
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkap pemerintah akan menggelontorkan insentif sebesar Rp443,39 miliar untuk memberikan diskon tiket pesawat wisatawan domestik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Airlangga menegaskan dukungan atau insentif tersebut untuk memberikan wisatawan domestik dukungan.
Lihat juga:OJK Setop Izin Baru Penyedia Pinjaman Online |
Selain itu, virus juga telah menginfeksi 80.248 orang lainnya. Virus juga telah memberikan dampak pada ekonomi.
Bagi Indonesia, Menteri Keuangan Sri Mulyani beberapa waktu lalu menyebut virus sudah 'menginfeksi' ekonomi dalam negeri.
Infeksi mulai terasa Januari 2020. 'Infeksi' terlihat dari perlambatan penerimaan perpajakan hingga kepabeanan dan cukai pada awal tahun ini. Menteri Keuangan Sri Mulyani memaparkan penerimaan perpajakan pada Januari 2020 sebesar Rp84,7 triliun.
Penerimaan perpajakan itu baru setara 4,5 persen dari target sebesar Rp1.865,7 triliun yang ditetapkan pemerintah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020. Ia menyatakan penerimaan pajak dari sektor perdagangan sebesar Rp22,18 triliun atau hanya tumbuh tipis sebesar 2,6 persen.
Sementara, sektor pertambangan minus hingga 27,3 persen serta transportasi dan pergudangan minus 5,6 persen. Sri Mulyani bilang penerimaan pajak dari sektor pertambangan sebesar Rp7,18 triliun, sedangkan transportasi dan pergudangan Rp4,88 triliun.
"Perlambatan sektor perdagangan harus diwaspadai. Ini mungkin karena Virus Corona terutama paruh kedua Januari 2020. Sebelumnya tumbuh 8,4 persen, sekarang justru hanya 2,6 persen," kata Sri Mulyani, Rabu (19/2).
Dari sisi jenis penerimaan pajak, PPh 22 impor turun 7,43 persen menjadi Rp4,3 triliun. Kemudian, penerimaan PPh badan merosot 29,34 persen menjadi Rp6,92 triliun, PPh 26 turun 18,66 persen menjadi Rp3,6 triliun, dan PPN impor turun 11,65 persen menjadi Rp12,3 triliun.
[Gambas:Video CNN]
(aud/age)