Dikutip dari AFP, Presiden The Fed Regional Cleveland Loretta Mester menilai wabah virus corona di China menambah faktor risiko lain terhadap prospek ekonomi AS.
"Pada titik ini, sulit untuk menilai besarnya dampak ekonomi, tetapi sumber ketidakpastian baru ini adalah sesuatu yang akan saya amati dengan cermat," katanya tentang epidemi virus corona, Selasa (25/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Namun demikian, beberapa efek jangka panjang yang timbul dari perang perdagangan, kemungkinan besar," katanya dalam pidatonya di National Association for Business Economics.
"Yang berarti ekspor ini mungkin hilang secara permanen," ungkapnya.
Mester pun mengungkap investasi yang lamban juga merupakan sumber kekhawatiran.
"Tanpa investasi dalam teknologi dan modal baru, produktivitas akan terus melemah, mengurangi potensi pertumbuhan ekonomi dan standar kehidupan," paparnya.
Epidemi di China menimbulkan ketidakpastian atas prospek usaha. Mester mengungkap wabah Corona ini sulit untuk dibandingkan dengan epidemi SARS pada 2003, yang menyebabkan perlambatan kecil dalam ekonomi AS.
"China tidak sebesar sekarang dalam ekonomi global saat itu, Berbeda dengan saat ini, jadi ada potensi dampak yang lebih besar jika rantai pasokan terganggu atau investasi ditunda," katanya.
[Gambas:Video CNN]
(age/agt)