Sebelumnya, pemerintah Arab Saudi menghentikan sementara layanan visa umrah di tengah merebaknya wabah virus corona.
"Kami sudah sepakat bahwa tidak ada pembatalan tiket terhadap masing-masing penumpang. Begitu Arab Saudi membuka, mereka akan tetap berangkat," ujar Direktur Utama Irfan Setiaputra seperti disiarkan CNNIndonesia TV, Jumat (28/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perseroan sendiri masih membuka penerbangan dari dan ke Arab Saudi untuk melayani penumpang. Kendati demikian, frekuensi akan dikurangi.
"Kami tetap terbangkan walaupun isinya jauh di bawah kapasitas yang biasanya kami terbangi," jelasnya.
Sebagai informasi, per Jumat (28/2), korban meninggal akibat terinfeksi virus corona di seluruh dunia mencapai 2.858 orang. Virus yang berasal dari Kota Wuhan, China itu telah menginfeksi lebih dari 83.876 orang.
[Gambas:Video CNN]
(sfr/ags)