Warga Berburu Hand Sanitizer dan Masker Karena Virus Corona

CNN Indonesia | Senin, 02/03/2020 16:53 WIB
Stok masker dan hand sanitizer di sejumlah online shop (e-commerce) dan toko offline habis karena virus corona. Stok masker dan hand sanitizer di sejumlah online shop (e-commerce) dan toko offline habis karena virus corona. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kabar dua pasien yang positif terinfeksi virus corona di Indonesia membuat kekhawatiran masyarakat meningkat. Salah satu buktinya, penjualan masker mulut dan hand sanitizer di online shop atau e-commerce diserbu. Beberapa toko online shop bahkan kehabisan stok.

Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, Senin (2/3), dari platform Lazada Indonesia, stok hand sanitizer di toko resmi Watson habis terjual. Hand sanitizer merek Dettol itu dijual seharga Rp16.500 untuk isi 50 ml dan Rp52.500 untuk isi 200 ml.

Dari platform yang sama, masker dan hand sanitizer justru banyak dijajakan toko-toko online shop yang belum terverifikasi. Harganya beragam mulai dari Rp62.900 hingga Rp165 ribu.


Platform JD.ID juga kehabisan stok menjual hand sanitizer. Demikian halnya dengan masker mulut dan masker penutup sepatu bermerek Sensi habis diserbu pembeli.

Sementara, di platform Shopee, toko online shop bestgifts menjual masker mulut senilai Rp500 ribu untuk 1 kotak berisi 50 masker. Sedangkan toko online shop sinorsafety menjual masker mulut Mask 3M 9001 V seharga Rp99 ribu per lembar.

Di toko offline Century di Mall Kelapa Gading, hand sanitizer dan masker habis diborong masyarakat. Renie Anggraini, salah satu pengunjung Mall Kelapa Gading, mengaku pembeliannya dibatasi tiga lembar per pembeli.

"Tadi pas lihat ramai, antrian panjang di Century langsung ikutan beli. Masker dibatasi maksimal 3 lembar seharga Rp4.300, tapi beruntung masih dapat. Hand sanitizer sudah kehabisan," imbuh dia.

[Gambas:Video CNN]


(bir/sfr)