Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan potensi tekanan masih cukup besar hingga beberapa waktu mendatang sehingga momentum koreksi wajar masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi beli.
"Pergerakan IHSG saat ini terlihat masih dibayangi sentimen pasar global dan regional," ungkap William dikutip dari risetnya hari ini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan memprediksikan IHSG mampu menguat terbatas. Sebab, menurut Dennies, pelemahan telah memasuki area oversold.
Ia memprediksi IHSG bergerak dalam rentang support 3.797-3.996 dan resistance 4.316-4.437.
Sementara itu, saham-saham utama Wall Street kompak memerah menutup perdagangan minggu lalu. Indeks Dow Jones turun 4,55 persen ke level 19.173, S&P 500 tergerus 4,34 persen ke level 2.304, dan Nasdaq Composite melemah 3,79 persen menjadi 6.879.
[Gambas:Video CNN]
(sfr)