Sejalan dengan rekor tersebut, jumlah pengangguran di AS pun turut meroket. Dikutip dari AFP, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan sebanyak 3,3 juta orang telah mendaftar untuk mendapatkan tunjangan pengangguran.
Jumlah tersebut diklaim menjadi terbanyak yang pernah tercatat oleh AS. Kehilangan pekerjaan telah melanda berbagai sektor mulai dari layanan makanan, ritel hingga transportasi, karena hampir separuh negara telah menutup bisnis yang tidak penting.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
De Blasio memperkirakan bahwa 500 ribu orang di New York akan kehilangan pekerjaan. Namun, Wall Street mulai menguat selama tiga hari berturut-turut. Pergerakan Wall Street diprediksi menguat karena stimulus yang akan diberikan pemerintah AS sebanyak US$2 triliun untuk menyelamatkan ekonomi negara tersebut.
Lebih dari 530 ribu orang telah terinfeksi virus corona di seluruh dunia. Peneliti Imperial College London mengungkap, dengan penguncian (lockdown) yang diterapkan di seluruh dunia, jumlah kematian global bisa tinggi.
Para peneliti Imperial College London mengatakan jumlah kematian global bisa meroket. Model penelitian mereka menunjukkan 1,86 juta orang bisa meninggal dengan hampir 470 juta orang terinfeksi tahun ini.
"Analisis kami menyoroti keputusan menantang yang dihadapi oleh semua pemerintah dalam beberapa minggu dan bulan mendatang. Namun, tindakan cepat, tegas dan kolektif sekarang dapat menyelamatkan jutaan nyawa," kata para peneliti.
[Gambas:Video CNN]
(age/bir)