Hotel di Bekasi Sepi, Tingkat Hunian Cuma 10 Persen

CNN Indonesia | Senin, 30/03/2020 13:25 WIB
Komunitas GM Hotel Kabupaten Bekasi memprediksi tingkat hunian hotel akan berada di bawah 10 persen mulai April 2020. Komunitas GM Hotel Kabupaten Bekasi memprediksi tingkat hunian hotel akan berada di bawah 10 persen mulai April 2020. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Safir Makki).
Jakarta, CNN Indonesia -- Tingkat keterisian hotel-hotel (okupansi) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, cuma 10 persen sejak pandemi virus corona. Akibatnya, dua hotel berhenti beroperasi dan merumahkan karyawannya.

Juru Bicara Komunitas General Manager Hotel Kabupaten Bekasi Herwin mengatakan tingkat hunian kamar hotel terjun bebas.

"Okupansi hotel berada di angka 10 persen dan kemungkinan besar turun kembali di bawah 10 persen pada awal April 2020," ujarnya, mengutip Antara, Senin (30/3).


Apabila iklim usaha terus tertekan penyebaran covid-19, ia melanjutkan, bukan tidak mungkin ada hotel lain yang menyusul berhenti beroperasi dan merumahkan pekerja.

Komunitas GM Hotel Kabupaten Bekasi saat ini masih menunggu respons Dinas Pariwisata dan Persatuan Hotel RI (PHRI) atas surat resmi yang dilayangkan oleh manajemen.

"Kami mau membicarakan langkah apa yang akan dilakukan Pemerintah Kabupaten Bekasi ke depan," ungkap Herwin.

Ia berharap ada kebijakan dari Pemkab Bekasi yang dapat membantu meringankan industri perhotelan agar bisnis hotel bisa berjalan dan bertahan dalam situasi saat ini.

Demikian juga soal kewajiban membayar BPJS Kesehatan para karyawan. Manajemen hotel berharap ada keringanan dari instansi terkait.

Manajemen hotel juga berharap Pemkab Bekasi memperhatikan nasib bisnis hotel terlebih Pemerintah Pusat sendiri sudah memberikan restu untuk keringanan pajak bagi sektor pariwisata.

"Pemerintah Depok sudah memberikan kebijakan keringanan untuk industri hotel. Kami harap daerah lain dan Kabupaten Bekasi juga bisa seperti itu," tandas Herwin.

[Gambas:Video CNN]

(Antara/bir)