Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan subsidi tersebut digelontorkan untuk pembelian 175 ribu unit rumah. "Subsidi sudah mulai digelontorkan pada April dan Mei, bekerja sama dengan bank-bank pelaksana," kata Basuki seperti dikutip dari Antara, Selasa (7/4).
Sebelumnya pemerintah memutuskan untuk menggelontorkan stimulus fiskal bagi sektor perumahan mulai 1 April 2020. Stimulus berbentuk alokasi dana untuk subsidi selisih bunga (SSB) dan tetap melaksanakan subsidi bantuan uang muka (SBUM) untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah akan membayarkan subsidi sebesar selisih angsuran dengan suku bunga pasar dari perbankan dengan angsuran yang dibayar debitur/nasabah.
Saat ini ada tiga bank yang telah menyatakan minat sebagai bank pelaksana, yaitu Bank BTN, Bank BNI, dan Bank BRI.
Eko menuturkan dengan adanya stimulus fiskal subsidi perumahan melalui SSB dan SBUM pada tahun 2020 ini, secara keseluruhan diharapkan target pemerintah dalam pemberian fasilitas bantuan pembiayaan perumahan kepada 330.000 rumah tangga MBR dapat tercapai.
[Gambas:Video CNN]
(antara/agt)