PUPR Gelontorkan Subsidi Rumah Rp1,5 T untuk Orang Miskin

CNN Indonesia | Selasa, 07/04/2020 21:15 WIB
PUPR Gelontorkan Subsidi Rumah Rp1,5 T untuk Orang Miskin PUPR gelontorkan subsidi Rp1,5 triliun bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk membeli rumah. (CNN Indonesia/ Harvey Darian).
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendapatkan anggaran subsidi perumahan sebesar Rp1,5 triliun untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR  membeli rumahSubsidi disalurkan dalam program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), subsidi selisih bunga dan bantuan uang muka.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan subsidi tersebut digelontorkan untuk pembelian 175 ribu unit rumah.  "Subsidi sudah mulai digelontorkan pada April dan Mei, bekerja sama dengan bank-bank pelaksana," kata Basuki seperti dikutip dari Antara, Selasa (7/4).

Sebelumnya pemerintah memutuskan untuk menggelontorkan stimulus fiskal bagi sektor perumahan mulai 1 April 2020. Stimulus berbentuk alokasi  dana untuk subsidi selisih bunga (SSB) dan tetap melaksanakan subsidi bantuan uang muka (SBUM) untuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR).


Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Eko Djoeli Heripoerwanto mengatakan bahwa stimulus yang diberikan itu merupakan satu dari sembilan kebijakan yang diambil dalam rangka mengantisipasi dampak ekonomi akibat virus corona (COVID-19).

Melalui SSB, MBR mendapatkan sejumlah manfaat antara lain pembayaran angsuran KPR dengan suku bunga sebesar 5 persen per tahun selama 10 tahun.
Pemerintah akan membayarkan subsidi sebesar selisih angsuran dengan suku bunga pasar dari perbankan dengan angsuran yang dibayar debitur/nasabah.

Untuk bisa mendapatkan fasilitas subsidi tersebut, Warga Negara Indonesia (WNI) harus berpenghasilan maksimal Rp8 juta, tidak memiliki rumah, dan belum pernah menerima subsidi/bantuan pembiayaan perumahan dari pemerintah terkait pembiayaan pemilikan atau pembangunan rumah.

Saat ini ada tiga bank yang telah menyatakan minat sebagai bank pelaksana, yaitu Bank BTN, Bank BNI, dan Bank BRI.

Eko menuturkan dengan adanya stimulus fiskal subsidi perumahan melalui SSB dan SBUM pada tahun 2020 ini, secara keseluruhan diharapkan target pemerintah dalam pemberian fasilitas bantuan pembiayaan perumahan kepada 330.000 rumah tangga MBR dapat tercapai.

[Gambas:Video CNN]


(antara/agt)