PSBB DKI, Peritel Tak Akan Batasi Pembelian Sembako

CNN Indonesia | Rabu, 08/04/2020 18:05 WIB
Peritel memastikan masyarakat akan dilayani pembeliannya sesuai dengan kebutuhan selama PSBB di DKI Jakarta berlaku. Peritel memastikan tidak akan membatasi pembelian sembako jelang PSBB pada Jumat, 10 April 2020. Ilustrasi. (CNN Indonesia/Hesti Rika).
Jakarta, CNN Indonesia -- Pelaku usaha ritel memastikan tidak akan membatasi pembelian sembako dan keperluan masyarakat lainnya selama kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) berlaku. Rencananya, PSBB diberlakukan di DKI Jakarta pada Jumat, 10 April 2020 nanti.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mandey memastikan seluruh pelanggan akan dilayani sesuai dengan kebutuhan mereka.

"Kami tidak melakukan pembatasan pembelian atau yang mengurangi transaksi. Jadi, semua kami buka, sediakan, dan layani setiap konsumen yg datang," ujarnya, kepada CNNIndonesia.com pada Rabu (8/4).


Roy mengatakan stok sembako di gerai modern, seperti mini market dan supermarket aman, sehingga pembatasan pembelian tak perlu diterapkan. Tapi, ia mengaku khusus untuk pembelian gula pasir, pembatasan diberlakukan mengingat stok gula yang telah menipis sejak beberapa waktu belakangan.

Untuk pembelian gula pasir, diberlakukan maksimal pembelian 2 kilogram (Kg) per pelanggan. Ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan gula pasir.

Dari pantauan Roy, belum ada lonjakan permintaan yang berarti. Ia juga memastikan tidak ada pembelian dalam jumlah besar (panic buying) menjelang PSBB.

Kendati demikian, Roy mengaku meminta pengawasan dari gabungan TNI dan Polri selama diberlakukannya PSBB demi jaminan keselamatan karyawan ritel dan pelanggan.

"Tidak ada pengetatan pengawasan hanya kami minta dari pengawasan gabungan Polri dan TNI untuk memastikan toko-toko aman. Kami minta jaminan keamanan sekaligus membantu pengawasan terhadap masyarakat yang berbelanja," ucapnya.

Lebih lanjut Roy menyatakan bahwa setiap ritel memiliki kewenangan masing-masing dalam menerapkan kebijakan sesuai dengan kondisi gerai. Ia juga tak menutup kemungkinan pembatasan pembelian jika gerai tertentu mengalami kekurangan stok.

Roy berpesan kepada masyarakat untuk berbelanja dengan wajar dan tak melakukan panic buying sebab instruksi untuk meningkatkan pasokan dalam keadaan luar biasa, seperti PSBB telah diberikan kepada produsen, distributor dan penjual di level ritel.

Vice President Corporate Communications Transmart Satria Hamid menyatakan pihaknya tak melakukan pembatasan transaksi menjelang atau pun selama PSBB. Ia menjamin stok di berbagai gerai Transmart aman hingga 90 hari ke depan atau untuk periode April, Mei, dan Juni.

Tak hanya PSBB, lonjakan pembelian menjelang puasa dan hari raya Lebaran pun telah diantisipasinya sehingga ia yakin masyarakat tak akan kekurangan pasokan pangan.

"Kami menjamin stok aman dan mencukupi selama 3 fase peristiwa penting, pandemik, selama puasa dan Lebaran. Kami sudah menyediakan stok mencukupi hingga 90 hari ke depan," terang dia.

Meski secara prinsip pihaknya tak memberlakukan pembatasan pembelian, namun Satria tak menutup kemungkinan secara situasional pembatasan pembelian akan diberlakukan.

Dia menyerahkan kebijakan kepada manajer masing-masing toko yang memahami arus masuk dan penjualan produk.

Setuju dengan Roy, Transmart juga memberlakukan pembatasan pembelian gula sebanyak 2 Kg per pelanggan.

[Gambas:Video CNN]

"Khusus gula, meski persediaan gula sudah ada, namun kami adakan pembatasan pembelian 2 kg per customer. Untuk pengadaan, kami telah bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan, asosiasi, distributor, dan importir gula," ucap Satria.

Pun demikian, Satria mengaku terjadi peningkatan permintaan terutama untuk kebutuhan primer, seperti beras, minyak, telur, mie instan, dan makanan beku. Ia menduga, masyarakat telah mempersiapkan diri dan melakukan kalkulasi belanja dari jauh-jauh hari.

Manajemen ritel lainnya, Marketing Director PT Indomarco Prismatama Wiwiek Yusuf mengatakan pihaknya belum melakukan pembatasan pembelian sebab pembelanjaan masyarakat terpantau normal.

"Belum ada ketentuan pembatasan pembelian, hanya imbauan dari pemerintah untuk mengakomodasi gula pasir maksimal 2 Kg per pelanggan," tandasnya. (wel/bir)